JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Hari Sabtu pagi menuai informasi mengenai perubahan harga beberapa komoditas pangan di seluruh Indonesia, di mana sejumlah harga menunjukkan penurunan signifikan. Berdasarkan laporan yang diperoleh dari Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada pukul 10.07 WIB, harga rata-rata daging ayam ras kini tercatat sebesar Rp34.400 per kilogram. Jumlah ini menunjukkan penurunan dari harga sebelumnya yang berada pada angka Rp34.610 per kilogram pada pekan lalu. Selain daging ayam ras, beberapa produk pangan lainnya juga mengalami penurunan harga. Cabai merah keriting kini dijual seharga Rp34.150 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah dipatok pada harga Rp44.630 per kilogram. Dalam hal telur, harga telur ayam ras terpantau turun menjadi Rp28.310 per kilogram. Di sisi lain, ada pula beberapa komoditas pangan lainnya yang mengalami kenaikan harga. Bawang merah mengalami peningkatan sebesar Rp580, sehingga harganya menjadi Rp27.270 per kilogram, sementara harga bawang putih bonggol mencapai Rp40.210 per kilogram. Dalam kategori beras, harga beras premium tercatat sebesar Rp15.570 per kilogram, beras medium di angka Rp13.570 per kilogram, dan beras SPHP mencapai Rp12.600 per kilogram. Mengenai minyak goreng, saat ini minyak goreng curah dijual dengan rata-rata harga Rp16.250 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan sederhana berada pada angka Rp18.140 per liter. Sementara itu, harga rata-rata untuk gula konsumsi mengalami kenaikan dan kini mencapai Rp17.880 per kilogram. Tepung terigu kemasan dijual dengan harga Rp13.120 per kilogram, sementara terigu curah mencapai Rp10.170 per kilogram. Ikan juga mengalami pergerakan harga, di mana ikan tongkol kini dijual seharga Rp32.760 per kilogram, ikan bandeng berada di angka Rp33.110 per kilogram, dan ikan kembung mengalami kenaikan yang membuat harganya mencapai Rp39.980 per kilogram. Terakhir, harga daging sapi murni juga mencatat peningkatan, kini berada pada harga Rp135.610 per kilogram. Perubahan harga-harga ini menunjukkan dinamika pasar yang akan terus dipantau oleh masyarakat dan para pemangku kepentingan dalam perkembangan di sektor pangan. ANTARA