**Borneonews - Lombok Tengah**, Jajaran kepolisian di Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), telah melaksanakan inisiatif penyaluran air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan di Desa Ungga. Kegiatan ini ditujukan sebagai langkah penanganan terhadap permasalahan kekeringan yang melanda daerah tersebut.
Kapolres Lombok Tengah, AKBP Iwan Hidayat, menyampaikan bahwa distribusi air bersih ini merupakan wujud kepedulian pihak Polri terhadap kondisi yang dihadapi masyarakat. Menurutnya, aksi ini bukan hanya sekadar bantuan, tetapi juga bagian dari upaya Polri untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dengan membantu mereka yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan air bersih.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga menunjukkan adanya kerja sama yang erat antara Polri dengan pemerintah daerah dalam menanggulangi dampak dari musim kemarau yang diperkirakan akan berlanjut hingga tahun 2024. Hal ini menjadi perhatian serius karena banyak desa di Lombok Tengah mengalami kekurangan air bersih akibat musim kemarau yang berkepanjangan, ditandai dengan suhu yang sangat tinggi.
Sebagai bentuk tindakan nyata, tim kepolisian menyuplai sekitar 7.000 liter air bersih yang dibagikan ke dua dusun di Desa Ungga. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang merasakan langsung dampak positif dari bantuan tersebut. "Kami berharap, penyaluran ini dapat memberikan sedikit keringanan bagi kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak," imbuhnya.
Selain itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan informasi bahwa pada periode dasarian III (21-30 September 2024), sebagian besar wilayah NTB diperkirakan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas rendah. Kepala Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Nusa Tenggara Barat, Angga Permana, mengindikasikan adanya peluang hujan pada akhir bulan September.
Dalam prediksinya, BMKG menyebutkan bahwa beberapa wilayah NTB, termasuk Kota Mataram, Lombok Barat utara, dan Lombok Tengah utara berpotensi menerima curah hujan dengan kategori sedang, dengan probabilitas antara 20 hingga 80 persen. Namun, mereka juga memperingatkan akan adanya kemungkinan kekeringan meteorologis akibat rentetan hari tanpa hujan yang dapat menimbulkan status waspada hingga awas.
ANTARA
Polres Lombok Tengah Salurkan Bantuan Air Bersih di Musim Kemarau
Bagikan:

MATARAM –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







