SEMARANG –
**Borneonews - Solo**, Kelompok usia produktif di Solo, Jawa Tengah, baru-baru ini mengikuti pelatihan yang bertujuan untuk mengembangkan keterampilan dalam pemasaran daring. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Syifa Surakarta melalui program pendidikan kecakapan wirausaha (PKW). Puri Setyaningtyas, Kepala PKBM Syifa, mengungkapkan bahwa pelatihan tersebut dirancang untuk menarik minat anak muda yang telah putus sekolah, tetapi memiliki keinginan untuk menguasai keterampilan khusus. "Kami berfokus pada pengembangan keterampilan di bidang *digital marketing*," ujarnya. Ia menjelaskan bahwa saat ini, pelatihan semacam ini sangat relevan dengan kebutuhan dunia industri. Banyak perusahaan dan individu yang berusaha mengembangkan usaha mereka dengan memaksimalkan potensi pemasaran digital. "Kebutuhan akan *online marketing* masih sangat tinggi, terutama karena pemasaran konvensional tidak lagi begitu efektif. Oleh karena itu, kami memilih untuk fokus pada *digital marketing*, di mana bahkan usaha kecil sekalipun dapat berkembang dengan memanfaatkan teknologi ini," tambahnya. Dalam pelatihan kali ini, peserta mendapatkan berbagai materi penting, seperti teknik pengambilan foto produk, pembuatan video produk, dan strategi pemasaran daring. "Total durasi pelatihan adalah 150 jam yang terbagi dalam 38 hari, dan ini lebih mendalam dibandingkan pelatihan sebelumnya yang hanya berlangsung 2-3 hari," sebutnya. Program ini juga melibatkan kerja sama dengan lembaga pembiayaan dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). "Kami bermitra dengan Shopee agar para peserta bisa memahami lebih baik mengenai pengembangan usaha melalui platform *online*," tuturnya. Dian Rineta, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, menilai pelatihan ini sangat penting untuk membentuk sikap serta mental wirausaha, terutama bagi mereka yang berencana untuk memulai usaha baru. "Dengan pelatihan ini, mereka diharapkan mampu mendirikan usaha baru yang dapat mengurangi angka pengangguran. Program PKW ini dirancang agar sesuai dengan kebutuhan dasar serta tuntutan dunia usaha," jelasnya. Dian menekankan bahwa salah satu tujuan utama dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi adalah untuk menghasilkan individu yang siap dalam berwirausaha. "Saya berharap para peserta bisa menciptakan usaha baru atau membantu UMKM dalam menerapkan strategi *marketing* secara digital. *Digital marketing* sangat penting bagi UMKM agar mampu menembus pasar nasional hingga internasional," pungkasnya. ANTARA