JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Presiden Joko Widodo memberikan dukungan terhadap rencana pembentukan kabinet *zaken*, yang akan diisi oleh para profesional dalam pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Dalam pernyataannya, Jokowi menilai bahwa langkah tersebut sangat baik. Ia menyatakan bahwa kabinet yang akan dilantik harus segera beraksi dan tidak membuang waktu untuk hal-hal yang tidak penting. Presiden Joko Widodo juga menambahkan, terkait jumlah kementerian di pemerintahan mendatang serta kemungkinan keterlibatan PDI Perjuangan dalam kabinet, hal tersebut sepenuhnya merupakan hak prerogatif Prabowo Subianto sebagai presiden yang akan datang. Perbincangan mengenai susunan kabinet ini mencerminkan harapan untuk menciptakan pemerintahan yang lebih efisien. Kabinet *zaken* sendiri berasal dari istilah Belanda yang mengacu pada tim menteri yang memiliki tanggung jawab khusus dalam menangani masalah tertentu di pemerintahan. Konsep ini dikhususkan untuk memberikan fokus yang lebih besar pada isu-isu yang krusial dibandingkan dengan kabinet tradisional, yang biasanya memiliki tanggung jawab lebih umum. Implementasi kabinet *zaken* diharapkan dapat menghasilkan penanganan masalah yang lebih terarah dan terorganisir. Dengan cara ini, diharapkan pemecahan problematika yang kompleks dapat dilakukan dengan lebih efektif, mengurangi potensi terabaikannya isu-isu penting akibat pembagian tanggung jawab yang tidak jelas. Dengan demikian, sistem kabinet ini dapat menawarkan keunggulan dalam penyikapan masalah secara lebih spesifik dan teratur, yang menjadi kunci dalam mencapai kinerja pemerintahan yang optimal. ANTARA