JAKARTA –
**Borneonews - Pandeglang**, Tanjung Lesung, yang merupakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), akan menggelar acara olahraga bertema wisata berjudul *Rhino Eco Run* pada tanggal 29 September mendatang. Kegiatan ini diselenggarakan untuk memperingati Hari Badak Sedunia yang jatuh pada tanggal 22 September. Dalam sebuah pernyataan yang diterima, Poernomo Siswoprasetjo, Direktur Utama KEK Tanjung Lesung, mengungkapkan bahwa acara tersebut bertujuan untuk menarik peserta dari DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Ia menambahkan, "Kami akan mengadakan lomba lari sejauh 5 kilometer dan 10 kilometer sebagai rangkaian peringatan Hari Badak Sedunia, sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pelestarian badak Jawa yang terancam punah." Siswoprasetjo juga menginformasikan bahwa dalam pelaksanaan acara ini, pihaknya akan bekerja sama dengan sejumlah instansi, termasuk Dinas Pariwisata Pandeglang, Taman Nasional Ujung Kulon, Yayasan Badak Indonesia (YABI), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Ia menjelaskan, "Sepanjang rute lari yang telah ditentukan, kami akan memasang spanduk dan poster yang memberikan informasi tentang upaya pelestarian badak kepada para peserta." Rute lari akan dimulai dari jalan utama KEK Tanjung Lesung dan menuju kawasan Pantai Lalassa. Sebanyak tiga kilometer dari pantai, para pelari akan menyelesaikan perjalanan mereka di Pantai Bodur. Acara ini rencananya akan dimulai pukul 07:30 WIB untuk pelari yang mendaftar di kategori 10 kilometer, sementara untuk kategori lari yang lebih pendek akan dimulai sepuluh menit kemudian. Selain itu, Tanjung Lesung juga akan mengadakan seremoni penyerahan pakan badak dari masyarakat kepada pemerintah daerah, yang dilaksanakan bekerja sama dengan Taman Nasional Ujung Kulon dan YABI. "Kolaborasi kami dengan pihak-pihak yang terkait bertujuan untuk mendiversifikasi jenis pakan bagi badak bercula satu, atau badak Jawa, serta melakukan restorasi habitat mereka guna mendukung upaya pelestarian populasi badak," kata Siswoprasetjo. Ia juga berharap masyarakat akan berpartisipasi dalam acara lari tersebut untuk turut berkontribusi dalam mempromosikan destinasi pariwisata di Banten, khususnya Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung. ANTARA