JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Politik, Puan Maharani, mengungkapkan bahwa pertemuan antara Presiden Terpilih sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, tidak menutupi kemungkinan untuk bergabung dalam pemerintahan baru yang akan dibentuk. Puan menyampaikan pandangannya ini sebagai respons terhadap spekulasi yang berkembang bahwa partai berlambang banteng moncong putih tersebut akan ikut dalam pemerintahan Prabowo-Gibran setelah pertemuan kedua tokoh tersebut berlangsung. "Semuanya tidak ada yang tidak mungkin. Mungkin saja jika kami bergabung ke pemerintahan Prabowo-Gibran," ucap Puan ketika ditemui oleh awak media di kawasan Karet Tengsin, Jakarta. Dia juga menekankan bahwa keputusan mengenai kemungkinan PDIP bergabung dalam pemerintahan Prabowo-Gibran akan terungkap setelah pertemuan antara Prabowo dan Megawati terlaksana. "Nanti baru akan terjawab setelah pertemuan," tuturnya. Sebelumnya, dalam keterangan terpisah, Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, menegaskan bahwa pertemuan antara Prabowo dan Megawati tidak didorong oleh kepentingan terkait kursi menteri yang mungkin diincar oleh partainya di pemerintah mendatang. "Jika PDI Perjuangan bertemu karena ada tawaran jabatan menteri, atau sebaliknya, kami tidak bertemu lalu ngambek, itu tidak ada dalam pikiran kami," ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Menurut Said, pertemuan antara kedua tokoh tersebut merupakan langkah yang penting untuk merawat moralitas publik. "Bertemunya ini adalah untuk menunjukkan kepada publik bahwa politik sejatinya berfungsi untuk merawat moralitas publik. Ini adalah wahana untuk menjaga moralitas dalam masyarakat," imbuhnya. Dia juga menambahkan bahwa momentum pertemuan antara Megawati dan Prabowo tinggal menunggu waktu menjelang pelantikan presiden pada tanggal 20 Oktober. "Insya Allah, sebelum pelantikan, Ibu Megawati akan bertemu dengan Bapak Prabowo," jelasnya. Said pun meminta agar masyarakat tidak terburu-buru dalam menyimpulkan bahwa pertemuan Megawati dan Prabowo itu sebagai sinyal bahwa partainya akan bergabung dalam koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran. ANTARA