JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Presiden Kelima Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, akan mendapatkan gelar profesor kehormatan dari Universitas Silk Road Internasional yang terletak di Samarkand, Uzbekistan. Penganugerahan tersebut dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu. Berdasarkan informasi yang diterima di Jakarta, Megawati beserta rombongan akan meninggalkan Silk Road Samarkand Tourist Complex menuju kampus Universitas Silk Road Internasional pada pukul 11.15 waktu setempat. Ini menjadi momen penting bagi Megawati, karena gelar kehormatan ini merupakan yang ketiga yang diterimanya. Gelar yang akan disematkan kali ini adalah Profesor Kehormatan dalam bidang *Sustainable Cultural Tourism* atau Pariwisata Budaya Berkelanjutan. Sebelumnya, Megawati telah dianugerahi dua gelar profesor kehormatan, yang pertama dari Seoul Institute of The Arts (SIA) di Korea Selatan pada tahun 2022 dan yang kedua dari Universitas Pertahanan (Unhan) pada tahun 2021, di bidang Kepemimpinan Strategik. Acara penganugerahan gelar kehormatan ini akan dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Silk Road Internasional yang juga menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Warisan Budaya Republik Uzbekistan, Aziz Abduhakimov. Dalam acara tersebut, Megawati dijadwalkan untuk memberikan pidato ilmiah dengan tema 'Jalan Kebudayaan dan Titik Temu Peradaban' di hadapan mahasiswa dan civitas akademika universitas tersebut. Megawati Soekarnoputri telah menerima beberapa gelar kehormatan dari berbagai universitas di seluruh dunia. Beberapa di antaranya adalah: 1. Waseda University of Tokyo, Jepang, pada 29 September 2001 (Bidang Politik). 2. Moscow State Institute of International Relations (MGIMO), Rusia, pada 22 April 2003 (Bidang Politik). 3. Korea Maritime and Ocean University, Busan, Korea Selatan, pada 19 Oktober 2015 (Bidang Politik). 4. Universitas Padjajaran (UNPAD), Bandung, Indonesia, pada 25 Oktober 2016 (Bidang Politik dan Pemerintahan). 5. Universitas Negeri Padang (UNP), Kota Padang, Indonesia, pada 27 September 2017 (Bidang Pendidikan Politik). 6. Mokpo National University, Kota Mokpo, Korea Selatan, pada 16 November 2017 (Bidang Demokrasi Ekonomi). 7. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Bandung, Indonesia, pada 8 Maret 2018 (Bidang Politik dan Pemerintahan). 8. Fujian Normal University (FNU), Tiongkok, pada 5 November 2018 (Bidang Diplomasi Ekonomi). 9. Soka University, Jepang, pada 8 Januari 2020 (Bidang Kemanusiaan). 10. Universiti Tunku Abdul Rahman, Malaysia, pada 2 Oktober 2023 (Bidang Sosial). Dua gelar profesor kehormatan yang diperoleh Megawati sebelumnya adalah: 1. Seoul Institute of the Arts (SIA), Seoul, Korea Selatan, pada 11 Mei 2022 (Bidang Ilmu Kebijakan Seni dan Ekonomi Kreatif). 2. Universitas Pertahanan (Unhan) RI, Bogor, Indonesia, pada 11 Juni 2021 (Bidang Ilmu Kepemimpinan Strategik). Dalam kesempatan ini, Megawati juga didampingi oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga, serta Connie Rahakundini Bakrie, Guru Besar Fakultas Hubungan Internasional Universitas St. Petersburg. ANTARA