**Borneonews - Jakarta**, Presiden Joko Widodo telah menyatakan bahwa pembebasan pilot asal Selandia Baru, Mark Mehrtens, dari penahanan kelompok bersenjata Gerakan Papuan Merdeka (OPM) terjadi berkat ketekunan pemerintah dalam mencari solusi damai.
Pilot Susi Air ini telah ditahan selama kurang lebih satu setengah tahun oleh kelompok separatis yang dipimpin oleh Egianus Kogoya. Dalam pernyataannya di Istana Merdeka, Jokowi menekankan pentingnya dialog yang intensif dan ketidakberpihakan pemerintah untuk tidak menerapkan strategi represif.
Upaya ini dilakukan untuk menjaga keselamatan Mehrtens selama masa penahanannya. Saya menghargai kinerja para tentara dan polisi yang berperan aktif dalam proses negosiasi untuk memfasilitasi pembebasannya, ungkapnya.
Lebih lanjut, Presiden Jokowi menginformasikan bahwa setelah dibebaskan, Mehrtens akan menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan di Papua sebelum proses pemulangan ke Selandia Baru.
Di sisi lain, Kepala Biro Hubungan Masyarakat Satgas Operasi Damai Cartenz 2024, Ajun Komisaris Senior Bayu Suseno, juga mengonfirmasi bahwa pilot tersebut berhasil dibebaskan dan diambil oleh tim gabungan di Distrik Nduga, Papua Pegunungan.
Setelah itu, Mehrtens dipindahkan ke Timika, Papua Tengah, untuk mendapatkan perawatan medis di fasilitas khusus, sekaligus memastikan kenyamanan psikologisnya, seperti yang disampaikan oleh Suseno.
Pentolan OPM sebelumnya menculik pilot Selandia Baru tersebut pada tanggal 7 Februari 2023, tak lama setelah ia mendarat di Paro, Distrik Nduga. Kelompok bersenjata tersebut juga membakar pesawat Susi Air yang dipiloti oleh Mehrtens.
ANTARA
Pembebasan Pilot Selandia Baru, Keberhasilan Upaya Damai Indonesia
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BPOM: Inovasi Kesehatan Jawab Tantangan Penyakit Langka Global
Bapenda Barito Timur Perluas Edukasi Pajak, Empat Kecamatan Sudah Disambangi
Mengubur Luka dengan Emas di Nagoya
Balai TNTP Apresiasi Dukungan 6.000 Liter BBM dari CBI Group untuk Tangani Karhutla
Trump Akan Hapus Tarif 50 Persen Barang Kanada Jelang Pemilu Sela
Pemkab Kobar Berlakukan Ganjil-Genap Pertalite di 5 SPBU Pangkalan Bun, Ini Aturannya
Komentar (0)
Memuat komentar…







