JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, menekankan pentingnya pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) dalam menjaga kerapihan administrasi kependudukan. Ia mengatakan bahwa dengan melaksanakan tugas administrasi yang baik, program-program pembangunan yang telah direncanakan dapat berjalan dengan lebih efektif. Dalam kesempatan yang sama, Heru juga memberikan apresiasi kepada RT/RW yang telah menunjukkan perhatian dan kinerja terbaik dalam administrasi kependudukan. Penghargaan ini diharapkan dapat mendorong semangat kerja yang lebih tinggi pada pengurus lainnya di masa mendatang. Perayaan ini digelar dalam rangka Gerakan Tertib Administrasi Kependudukan yang berlangsung di Jakarta International Velodrome di Jakarta Timur. Harapan Gubernur adalah agar prestasi yang dicapai oleh para pengurus RT/RW dapat memicu mereka untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan mematuhi ketertiban administrasi. Hal ini penting demi mendukung pembangunan kota dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat. Sebagai bentuk motivasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan berbagai hadiah, including komputer jinjing, piala, sepeda motor, hingga kesempatan untuk menunaikan ibadah umrah, kepada pengurus RT/RW. Ini diharapkan dapat mendorong mereka untuk terus menjalankan fungsi administrasi kependudukan dengan lebih baik di masa depan. Heru juga mengingatkan bahwa peran RT dan RW seharusnya mampu menciptakan kerukunan di lingkungan masyarakat. Selain itu, ia mengajak para pengurus untuk lebih memperhatikan isu kebakaran yang terjadi di kawasan Jakarta. Heru menilai bahwa perlu dilakukan edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan serta penanganan kebakaran. Kerjasama dengan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Dinas Gulkarmat) juga dianggap sangat penting untuk melakukan sosialisasi yang efektif. Ia menyebutkan fakta bahwa 66 persen kejadian kebakaran di DKI Jakarta disebabkan oleh korsleting listrik dan penggunaan kabel yang tidak memenuhi standar. Tak hanya itu, masalah kesehatan seperti stunting dan kebersihan lingkungan juga dinilai perlu menjadi perhatian utama. Kegiatan penilaian RT/RW terbaik di tingkat provinsi dalam kategori Gerakan Tertib Administrasi Kependudukan di Provinsi DKI Jakarta digelar dari tanggal 18 Juli hingga 21 Agustus 2024. Tujuannya adalah untuk menghargai pengurus RT/RW yang menunjukkan dedikasi dan prestasi dalam bidang administrasi kependudukan. Proses seleksi dimulai dari tingkat kelurahan, kemudian ke kecamatan, kota, dan akhirnya provinsi, yang menghasilkan tiga peserta terbaik dari setiap kota atau kabupaten. Penilaian di tingkat provinsi dilakukan secara cermat oleh dewan juri yang terdiri dari berbagai unsur kelembagaan, termasuk Pemprov DKI Jakarta, Kementerian Dalam Negeri, Kejaksaan Tinggi, Kodam Jaya, dan Polda Metro Jaya. Kriteria penilaian meliputi cakupan dokumen kependudukan, peran RT/RW dalam memanfaatkan aplikasi layanan administrasi kependudukan, serta penataan dokumen berdasarkan domisili. Selain itu, integritas dan inovasi dalam layanan adminduk juga menjadi fokus dalam penilaian. ANTARA