**Borneonews - Samarinda**, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Timur telah mengadakan apel siaga yang dirancang untuk sosialisasi dan penguatan kelembagaan menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu di lokasi bekas Bandara Temindung, Samarinda.
Ketua Bawaslu Kaltim, Hari Darmanto, mengungkapkan bahwa pertemuan ini melibatkan anggota Bawaslu dari berbagai kabupaten dan kota. Ia menekankan pentingnya kerja keras dari semua anggota mengingat tanggung jawab yang semakin berat di hadapan pelaksanaan pemilihan yang akan datang.
Acara ini dihadiri oleh ratusan anggota Bawaslu yang mendapatkan dorongan semangat dan motivasi dari Hari Darmanto serta dua orang motivator lainnya. Menurut Hari, pengawasan pemilu ad hoc telah dimulai sejak dilantiknya anggota pada Mei 2024. Kegiatan pengawasan ini mencakup berbagai tahapan, di antaranya pemutakhiran data pemilih, proses pencalonan baik perseorangan maupun yang diusung oleh partai politik.
Tidak hanya fokus pada pengawasan tahapan pemilu, Bawaslu Kaltim juga melaksanakan program Gerakan Pelajar Mengawasi dan Pendidikan Politik untuk pemilih pemula di seluruh wilayah Kaltim. Program ini telah menjangkau 203 sekolah menengah atas (SMA) dan 38 perguruan tinggi, dengan target untuk melibatkan sekitar 100.000 pelajar dan mahasiswa, serta kelompok masyarakat lainnya yang meliputi tokoh agama, pemuda, aparatur sipil negara, TNI, Polri, kepala desa, dan masyarakat setempat.
Hari Darmanto menuturkan bahwa langkah-langkah yang diambil oleh Bawaslu adalah upaya untuk meningkatkan kualitas pemilu, baik dari aspek prosedur maupun substansi. Ia juga menekankan bahwa mendekati pelaksanaan pilkada merupakan langkah penting menuju puncak pengabdian.
Persiapan yang dilakukan Bawaslu mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, kota, hingga kecamatan telah berlangsung sejak pelantikan hingga kini. Namun, tim Bawaslu akan menghadapi tantangan baru dalam beberapa hari ke depan. Rangkaian uji akan dimulai pada 22 September 2024 saat penetapan pasangan calon, diikuti dengan pengundian nomor urut pasangan calon pada 23 September, dan masa kampanye yang berlangsung dari 25 September hingga 23 November 2024. Masa tenang dijadwalkan berlangsung antara 24 hingga 26 November 2024.
Hari menegaskan bahwa periode masa tenang adalah waktu yang kritis dan penuh tantangan, di mana Bawaslu harus memastikan bahwa potensi pelanggaran, seperti pemberian uang atau janji kepada pemilih, dapat dihindari. Selain itu, Bawaslu juga bertanggung jawab untuk mengawasi distribusi logistik pemilu sehingga pelaksanaan pemungutan suara pada 27 November 2024 berlangsung dengan lancar. Proses penghitungan dan rekapitulasi suara dijadwalkan dari tanggal 27 November hingga 16 Desember 2024.
Hari Darmanto menutup pernyataannya dengan menyatakan bahwa tantangan yang dihadapi dalam masa-masa tersebut akan terasa luar biasa jika dihadapi sendiri. Namun, ia optimis bahwa dengan kerja sama yang solid di antara semua elemen, pekerjaan ini dapat ditangani secara kolaboratif.
ANTARA
Bawaslu Kaltim Siapkan Pengawasan Menjelang Pilkada 2024
Bagikan:

SAMARINDA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







