PADANG –
**Borneonews - Simpang Empat**, Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, segera mengambil langkah untuk membentuk dan mengesahkan alat kelengkapan dewan (AKD) pasca pelantikan yang telah dilaksanakan. Ketua DPRD Pasaman Barat, Dirwansyah, menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran kinerja dewan setelah pelantikan yang berlangsung pada Jumat, 20 September. Dirwansyah menjelaskan bahwa sesuai dengan peraturan yang berlaku, para anggota DPRD tidak diperkenankan melaksanakan tugas mereka sebelum AKD resmi disetujui. Alat kelengkapan ini mencakup badan musyawarah, badan anggaran, dan badan kehormatan. Ia menambahkan bahwa proses pengesahan AKD akan segera dilakukan agar rapat paripurna dapat berlangsung dengan baik dan semua pekerjaan dapat dilakukan dengan lebih efisien. “Prioritas utama saat ini adalah menyelesaikan pembentukan AKD, karena tanpa penetapan tersebut, anggota dewan belum dapat bekerja secara optimal,” ungkap Dirwansyah. Bupati Pasaman Barat Hamsuardi juga menekankan harapannya terhadap DPRD untuk lebih proaktif dalam menangani isu-isu yang berkenaan dengan masyarakat, terutama dalam sektor ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Ia berharap agar fungsi pengawasan DPRD dapat berjalan dengan baik, sehingga tercipta pemerintahan yang transparan dan berkualitas. Lebih lanjut, Hamsuardi mengingatkan tentang sejumlah pekerjaan rumah yang masih perlu diselesaikan bersama. Ia menekankan pentingnya peran DPRD dalam pembangunan daerah yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Saya berharap para anggota DPRD akan menjadi garda terdepan dalam menjawab tantangan pembangunan,” tandasnya. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada pimpinan DPRD yang sebelumnya atas dedikasi mereka dalam menjalankan tugas. Pada periode sebelumnya, posisi ketua DPRD dipegang oleh Erianto dari Partai Gerindra, dengan wakil Daliyus dari Partai Golkar dan Endra Yama Putra dari Partai Demokrat. Sementara itu, untuk lima tahun ke depan, kursi Ketua DPRD kini dijabat oleh Dirwansyah dari Partai Golkar, didampingi oleh Supriono dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Insan Sabri dari Partai Amanat Nasional (PAN). ANTARA