MATARAM –
**Borneonews - Mataram**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Timur, yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), telah resmi mengumumkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024. Total pemilih yang terdaftar mencapai 994.467 individu. Dari angka tersebut, terdiri dari 489.153 pemilih laki-laki dan 505.314 pemilih perempuan. Ketua KPU Lombok Timur, Ada Suci Makbullah, menyampaikan informasi ini di Lombok Timur pada hari Sabtu. Ratusan pemilih terdaftar ini akan berpartisipasi dalam Pilkada yang dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2024, dan tersebar di 254 desa yang berada dalam 21 kecamatan. Selain itu, KPU Lombok Timur juga mencatat bahwa terdapat 1.913 tempat pemungutan suara (*TPS*) yang akan digunakan untuk proses pemungutan suara. Untuk tahapan selanjutnya dalam Pilkada 2024, penetapan pasangan calon direncanakan pada 22 September, diikuti dengan pengundian nomor urut calon dan deklarasi kampanye damai yang akan dilakukan pada 23 September 2024. Masa kampanye direncanakan akan dimulai pada 25 September dan berlangsung hingga 23 November 2024. KPU Lombok Timur juga telah melakukan penelitian atas perbaikan persyaratan administrasi bagi bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati dalam Pilkada yang akan datang. Salah satu hasil penelitian menunjukkan bahwa persyaratan administrasi telah dipenuhi oleh lima bakal pasangan calon yang telah mendaftar. Masyarakat pun diberikan kesempatan untuk memberikan masukan dan tanggapan terhadap bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati menjelang Pilkada, dengan periode tanggapan masyarakat dibuka dari tanggal 15 hingga 18 September 2024. Lima pasang calon kepala daerah yang akan bertarung dalam Pilkada Kabupaten Lombok Timur 2024 antara lain adalah sebagai berikut: 1. Khaerul Warisin-Edwin Hadiwijaya, yang didukung oleh partai Gerindra, Golkar, PAN, PPP, dan PSI. 2. Rumaksi-Sukisman Azmy, yang didukung oleh partai Nasdem, Demokrat, dan Gelora. 3. Syamsul Lutfi-Abdul Wahid, yang mendapatkan dukungan dari PKB, Perindo, Ummat, PKN, dan Garuda. 4. Tanwirul Anhar-Daeng Palori, yang diusung oleh PBB, PDIP, dan Partai Buruh. 5. Suryadi Jaya Purnama-TGH Gede Patihin, yang didukung oleh PKS. Dengan adanya berbagai tahapan yang telah ditetapkan, diharapkan proses Pilkada akan berjalan lancar dan transparan, serta memenuhi prinsip demokrasi yang sehat. ANTARA