**Borneonews - Baturaja**, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) di Sumatra Selatan telah membuka rekening tabungan khusus untuk penerima bantuan program stimulan bagi korban banjir dan tanah longsor. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menyalurkan dana renovasi bagi rumah-rumah yang rusak akibat bencana alam yang terjadi pada Mei 2024.
Kepala BPBD OKU, Januar Efendi, menjelaskan bahwa program stimulan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang rumahnya terdampak bencana. Kejadian banjir dan tanah longsor memberikan dampak signifikan bagi banyak warga, sehingga program ini diharapkan dapat meringankan beban mereka.
Program yang digagas oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI ini menargetkan perbaikan pada 114 rumah warga yang terdampak di Kabupaten OKU. Pemerintah akan melakukan perbaikan tersebut secara gratis, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir tentang biaya yang akan dikeluarkan.
Saat ini, BPBD masih dalam tahap sosialisasi dan pembukaan rekening tabungan di Bank Mandiri Baturaja, yang ditunjuk oleh BNPB. Januar menambahkan, sosialisasi ini merupakan sesi kedua dan terakhir yang ditujukan khusus bagi 46 unit rumah yang mengalami kerusakan berat. Sesi pertama sebelumnya telah membahas 68 unit rumah dengan kerusakan sedang dan ringan.
Dalam program ini, pemerintah pusat menyediakan dana renovasi yang akan langsung ditransfer ke rekening penerima bantuan. Masing-masing penerima akan mendapatkan bantuan sesuai dengan tingkat kerusakan rumah mereka, yaitu Rp60 juta untuk kerusakan berat, Rp30 juta untuk kerusakan sedang, dan Rp15 juta untuk kerusakan ringan.
Namun, perlu dicatat bahwa dana bantuan tersebut hanya dapat digunakan untuk membeli material bahan bangunan yang diperlukan dalam proses renovasi. Sebagai upaya untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran, BPBD juga akan menyiapkan tim tenaga fasilitator lapangan yang bertugas mendampingi masyarakat selama proses ini.
Lebih lanjut, mereka juga melibatkan pendamping hukum dari kejaksaan dan Inspektorat Kabupaten OKU untuk melakukan pengawasan lapangan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko adanya penyimpangan dalam penggunaan anggaran bantuan.
Diharapkan, program stimulan ini dapat terealisasi pada November 2024, sehingga masyarakat yang terkena dampak dapat segera memperbaiki tempat tinggal mereka dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.
ANTARA
BPBD OKU Buka Rekening Bantuan Renovasi Korban Banjir
Bagikan:

PALEMBANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kualitas Udara Memburuk, Ratusan Warga Pangkalan Bun Manfaatkan Rumah Oksigen KIM?
Kapuas Masuk Tiga Daerah di Kalteng yang Jalani Verifikasi Lapangan Evaluasi PUG
Angka Kecelakaan Naik 10,4 Persen, Polres Kapuas Gelar Operasi Patuh Telabang Selama Dua Pekan
Yuas Elko Minta Agen dan Pangkalan Elpiji 3 Kilogram di Kalteng Diawasi
Truk Bermuatan Besi Bekas Terbalik di Tikungan Jalan Trikora Banjarbaru
Dua Pria Diduga Curi Brondolan Sawit Diamankan Warga
Komentar (0)
Memuat komentar…







