BORNEONEWS, Sampit - Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilkada Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengalami peningkatan sebesar 6.365 dari DPT Pemilu 2024.
"Kami telah menetapkan DPT untuk Pilkada dengan jumlahnya 309.973 pemilih. Sedangkan pada Pemilu 2024 yang lalu, DPT kami tercatat sebanyak 303.608. Ini berarti ada kenaikan sebanyak 6.365 pemilih," kata Ketua KPU Kotim Muhammad Rifqi, Sabtu, 21 September 2024.
Peningkatan jumlah DPT tidak hanya berasal dari pemilih baru, tetapi juga dari hasil pemutakhiran data pemilih yang dilakukan KPU secara menyeluruh.
Pemutakhiran ini mencakup verifikasi data penduduk yang baru memasuki usia pemilih serta perbaikan data pemilih yang sebelumnya belum terdaftar.
Rifqi menjelaskan penetapan DPT Pemilu 2024 dilakukan pada tanggal 21 Juni 2023. "Jadi, selisih waktu sekitar 15 bulan hingga penetapan DPT Pilkada 2024 ini. Tambahan pemilih ini termasuk pemilih baru dan perbaikan data yang sudah ada," imbuhnya.
Proses pemutakhiran data pemilih dilakukan melalui berbagai tahapan, termasuk pencocokan dan penelitian (coklit) yang melibatkan petugas di lapangan.
Langkah ini, menurut Rifqi, bertujuan untuk memastikan tidak ada pemilih yang tertinggal dan semua warga yang memenuhi syarat dapat menggunakan hak pilihnya.
Dalam pelaksanaannya, KPU Kotim juga melibatkan berbagai pihak, termasuk partai politik, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan masyarakat untuk memastikan transparansi dan akurasi data.
Dengan penambahan jumlah pemilih ini, diharapkan partisipasi dalam Pilkada Kotim 2024 juga akan meningkat.
"Kami berharap semua warga yang telah terdaftar dalam DPT dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik dan turut serta dalam menentukan masa depan Kotim," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/R)









