MAKASSAR –
**Borneonews - Makassar**, Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa melaksanakan studi tiru terkait Program Inovasi Posyandu di Desa Dangin Puri Kauh, Kecamatan Denpasar Utara, Bali. Kegiatan ini bertujuan untuk mengobservasi penerapan sepuluh Program Pokok PKK, dengan fokus utama pada inovasi *Posyandu Pratama* serta pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang telah menunjukkan perkembangan signifikan. Dalam informasi yang diterima dari Makassar, kehadiran rombongan PKK Gowa dipimpin oleh Wakil Ketua, Mussadiyah Rauf, yang disambut hangat oleh Ketua TP PKK Kecamatan Denpasar Utara, Kadek Aria Prima Dewi. Mussadiyah menjelaskan bahwa kegiatan studi tiru ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan masukan berharga melalui pertukaran pengalaman. Harapannya, pengetahuan yang diperoleh bisa menjadi pedoman dalam menggali serta mengembangkan potensi yang ada untuk dituangkan dalam program-program mereka. Lebih lanjut, Mussadiyah memaparkan beberapa program yang telah dilaksanakan oleh TP PKK Kabupaten Gowa sepanjang tahun 2024. Antara lain adalah pelaksanaan berbagai kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) seperti parade *Gelari Pelangi*, program *Aku Hatinya PKK*, dan *Gagah Bencana*, yang mencakup peningkatan literasi melalui lomba membaca surat Kartini dalam bahasa *Inggris*. Mussadiyah juga menyoroti pelatihan yang berfokus pada perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat serta edukasi mengenai rumah sehat yang layak huni. Selain itu, mereka juga memanfaatkan lahan pekarangan untuk berbagai pelatihan, termasuk kemasan dan *digital parenting*. Upaya TP PKK Kabupaten Gowa tidak hanya terbatas pada program-program tersebut, tetapi juga berupaya menurunkan angka kematian ibu, bayi, dan balita. Ini dilakukan melalui edukasi dan kampanye kelas bagi ibu hamil, serta kerja sama dengan Fakultas Psikologi Universitas Airlangga untuk memberikan edukasi kesehatan mental bagi mereka. Sementara itu, Kadek Aria Prima Dewi selaku Ketua TP PKK Kecamatan Denpasar Utara mengungkapkan bahwa usaha pemberdayaan masyarakat melalui implementasi sepuluh program pokok PKK merupakan landasan yang kokoh. Ini mendasari tim penggerak PKK dalam memberi edukasi pemberdayaan yang bertujuan untuk memperkuat karakter keluarga. Ia menambahkan bahwa penguatan karakter keluarga melalui program unggulan PKK telah berhasil mengedukasi masyarakat agar lebih mandiri dan berkarakter. Pelaksanaan program-program tersebut di Kota Denpasar didukung penuh oleh Walikota Denpasar yang juga bertugas sebagai Pembina Tim Penggerak PKK setempat, serta Camat dan Lurah di seluruh Kota Denpasar. Kota Denpasar pun menggandeng berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk beberapa program guna mendukung kegiatan PKK. Salah satunya adalah program *Paredi* yang merupakan inovasi dalam mendukung program melalui simulasi *Abinaya* dan *Kuis Siapa Bisa* sebagai media edukasi. Berbagai program lain yang turut dilaksanakan mencakup program UP2K, program *Aku Hatinya PKK*, dan program keluarga sebagai dukungan untuk program unggulan Pokja 4 Kota Denpasar dalam kegiatan rutin *Posyandu Paripurna*. Kadek Aria Prima Dewi mengharapkan agar apa yang telah diterapkan di Denpasar bisa menjadi inspirasi bagi Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa. Dia juga menginginkan agar apa yang telah dilakukan oleh PKK Kabupaten Gowa dapat menginspirasi TP PKK di Kota Denpasar. ANTARA