BANTEN –
**Borneonews - Serang**, Pemerintah Provinsi Banten tengah mempersiapkan sejumlah bentuk penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi yang diraih oleh kontingen yang berpartisipasi dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara. Penjabat Gubernur Banten, Al Muktabar, mengungkapkan bahwa berbagai bentuk penghargaan tersebut sedang dalam proses persiapan teknis yang disusun melalui Dinas Pemuda dan Olahraga serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Banten. Dalam kesempatan tersebut, Al Muktabar menekankan komitmennya untuk memberikan dukungan yang berkelanjutan kepada para atlet dari Kontingen Banten. Ini mencakup pembinaan serta pemberian penghargaan atas pencapaian yang telah diraih. “Pembinaan atlet dilaksanakan secara intensif oleh lembaga yang terkait, sesuai dengan mandatori yang ditetapkan oleh KONI Provinsi Banten," ujarnya. Lebih lanjut, Al Muktabar menambahkan bahwa Dinas Pemuda dan Olahraga juga berperan penting dalam menangani berbagai aspek spesifik terkait kebijakan dan tanggung jawab mereka dalam pembinaan atlet. Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang mempromosikan nama baik Banten di kancah nasional. “Proses kompetisi di Aceh dan Medan memberi kita kesempatan untuk diperhatikan secara positif di level nasional. Kita berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi untuk meraih hasil yang lebih baik di masa depan,” jelas Al Muktabar. Gubernur Banten tersebut juga mengharapkan bahwa para atlet tidak hanya mengukir prestasi di ajang PON, tetapi juga memiliki peluang untuk berkarier di tingkat internasional sebagai atlet berkelas global. Berdasarkan informasi terbaru mengenai perolehan medali yang dipantau dari situs resmi PON XXI, kontingen Provinsi Banten berhasil mengumpulkan total 21 medali emas, 24 medali perak, dan 33 medali perunggu. Dengan catatan tersebut, Provinsi Banten menempati peringkat ke-11 dalam klasemen PON XXI Aceh-Sumut 2024. Namun, Pemerintah Provinsi Banten mengklaim bahwa mereka sebenarnya menduduki peringkat ke-10 setelah mengajukan protes atas dicabutnya satu medali emas yang diperoleh dalam cabang binaraga. Protes tersebut diterima secara resmi melalui Surat Panitia Besar PON XXI tahun 2024 dengan nomor 1493/sekr-PB. PON XXI/IX/2024 yang berisi tentang pengembalian medali emas binaraga atas nama T. Rahmat Widjaya. ANTARA