SURABAYA –
**Borneonews - Malang Raya**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang, Jawa Timur, mengumumkan adanya penambahan jumlah pemilih yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Jumlah pemilih meningkat sebanyak 6.398 orang jika dibandingkan dengan data pemilih pada pemilihan umum yang berlangsung pada bulan Februari lalu. Anggota KPU Kabupaten Malang, Marhaendra Pramudya Mahardikan, menyampaikan bahwa jumlah pemilih yang terdaftar dalam DPT Pilkada 2024, yang ditetapkan dalam rapat pleno terbuka pada tanggal 20 September, mencapai 2.060.576 orang. Ia menjelaskan bahwa kenaikan ini disebabkan oleh adanya peningkatan jumlah masyarakat yang telah memenuhi syarat untuk terdaftar sebagai pemilih. Merujuk pada Surat Keputusan KPU Kabupaten Malang Nomor 1829 Tahun 2024, mengenai penetapan rekapitulasi daftar pemilih tetap di Kabupaten Malang, mayoritas pemilih wanita lebih banyak dibandingkan dengan pemilih laki-laki. Pemilih perempuan tercatat sebanyak 1.033.864 orang, sedangkan pemilih laki-laki sejumlah 1.026.712 orang. Para pemilih ini tersebar di 390 desa dan kelurahan yang terdapat di 33 kecamatan di wilayah Kabupaten Malang. Jumlah tempat pemungutan suara (TPS) untuk Pilkada 2024 adalah sebanyak 4.042 titik, yang menunjukkan adanya penurunan dibandingkan dengan jumlah TPS pada Pemilu sebelumnya yang mencapai 7.761 titik. Marhaendra juga menambahkan bahwa proses pleno penetapan DPT untuk Pilkada 2024 tersebut berjalan dengan lancar dan semua data yang diumumkan telah sesuai. KPU Kabupaten Malang telah menerima pendaftaran dari dua bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati, yakni H.M. Sanusi-Lathifah Shohib dan Gunawan Wibisono-Umar Usman. Sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan, penetapan pasangan calon yang akan mengikuti Pilkada 2024 dijadwalkan berlangsung pada tanggal 22 September 2024. ANTARA