KUPANG –
**Borneonews - Labuan Bajo**, Tim pencarian dan penyelamatan gabungan sedang berupaya mencari seorang anak buah kapal (ABK) yang jatuh ke laut. Insiden ini terjadi saat ABK dari Kapal Motor (KM) Rahmat Hidayat sedang menarik jangkar di Pelabuhan Terong Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada hari Jumat, 20 September. Kepala Kantor Basarnas Maumere, Supriyanto Ridwan, menginformasikan bahwa ABK tersebut bernama Muhammad Iksan Eke, yang berusia 28 tahun. Menurut keterangan saksi mata, pada pukul 18.30 Wita, korban terlihat menarik jangkar dalam kondisi cuaca yang kurang mendukung. Angin kencang dan gelombang yang tinggi membuatnya kehilangan kendali saat memegang tali jangkar, sehingga terjatuh dari atas kapal. Menyusul laporan mengenai kejadian tersebut, tim SAR gabungan segera bergerak melakukan pencarian pada hari Sabtu dengan memanfaatkan peralatan utama, yaitu Kapal *Rigid Inflatable Boat* (RIB) dari Unit Siaga SAR Lembata dan juga *rubber boat* milik Kabupaten Flores Timur. Supriyanto menjelaskan bahwa tim melakukan penyisiran di sekitar area lokasi kejadian sampai pukul 18.00 Wita, namun upaya pencarian yang dilakukan masih belum membuahkan hasil. Ia menambahkan bahwa pencarian akan dilanjutkan pada hari Minggu, 22 September, di pagi hari. "Kami berharap dalam pencarian lanjutan ini, korban dapat segera ditemukan," ujar Supriyanto. Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian ini terdiri dari Rescuer Unit Siaga SAR Lembata, personel TNI AL Pos Lembata, Polair Polres Flores Timur, BPBD Flores Timur, KSOP Pelabuhan Terong, serta nelayan setempat dan keluarga korban yang ikut menyaksikan proses pencarian. Kegiatan pencarian ini mencerminkan kolaborasi antara berbagai instansi dan masyarakat setempat demi mencari dan menyelamatkan korban. ANTARA