JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Sebuah pesawat milik TNI Angkatan Udara yang membawa Pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens, telah tiba di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada hari Sabtu sekitar pukul 22.26 WIB. Kedatangan tersebut menjadi moment penting, mengingat Philip merupakan pilot berkewarganegaraan Selandia Baru yang disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang dipimpin oleh Egianus Kogoya sejak 7 Februari 2023. Dalam proses pengantaran tersebut, Philip tidak sendirian. Dia didampingi oleh tim yang terdiri dari berbagai petugas dan pihak berwenang, termasuk Kepala Operasi Damai Cartenz 2024, Tim Satgas Nanggala, serta aparat dari Polda Papua. Selain itu, turut hadir juga Pilot Afis, yang merupakan rekan kerja Philip. Kepala Operasi Damai Cartenz 2024, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, menjelaskan strategi yang digunakan selama upaya pembebasan pilot tersebut. Ia menekankan pentingnya pendekatan *soft approach*, yaitu cara yang lebih mengedepankan dialog dan rekonsiliasi dibandingkan dengan metode konfrontatif atau *hard approach*. "Kami memprioritaskan komunikasi dengan tokoh agama, gereja, serta keluarga dari Egianus Kogoya," ujar Faizal dalam keterangannya yang diberikan di Jakarta pada hari yang sama. Menteri Luar Negeri Selandia Baru, Winston Peters, juga memberikan tanggapan positif terkait keberhasilan pembebasan Philip. "Kami merasa senang dan lega mengetahui bahwa Phillip Mehrtens kini sudah dalam kondisi aman dan telah dapat berkomunikasi dengan keluarganya. Kabar seperti ini tentu menjadi angin segar bagi keluarga dan orang-orang terdekatnya," kata Peters pada kesempatan tersebut. Kedatangan Philip Mark Mehrtens di Jakarta menandai akhir dari sebuah saga yang panjang dan menegangkan, serta memberikan harapan baru bagi keluarga dan kerabat yang telah menunggu dengan cemas. ANTARA