SURABAYA –
**Borneonews - Ponorogo**, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, baru saja menyelenggarakan bursa kerja yang menawarkan lebih dari 2.000 lowongan pekerjaan dari berbagai sektor industri. Acara ini berlangsung selama dua hari, yakni pada 20 dan 21 September 2024, bertempat di Mall Ponorogo City Center (PCC). Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi, yang hadir untuk meninjau kegiatan ini, menekankan pentingnya peluang kerja bagi masyarakat yang sedang mencari pekerjaan. "Kami berupaya secara aktif memberikan kesempatan kerja melalui *event* yang dapat dimanfaatkan oleh angkatan kerja yang belum bekerja," ungkapnya. Kegiatan bursa kerja merupakan inisiatif tahunan yang dilaksanakan berkat kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan dan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Anwar Sanusi menyoroti bahwa *job fair* ini merupakan salah satu cara yang efektif dalam mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia. Lebih lanjut, Anwar menjelaskan bahwa tujuan utama dari penyelenggaraan *job fair* adalah untuk memfasilitasi pertemuan langsung antara pencari kerja dan perusahaan. Hal ini diharapkan dapat mengatasi kesenjangan antara *supply* tenaga kerja dan *demand* dari pihak perusahaan. Pada saat ini, angka pengangguran terbuka di Indonesia tercatat mencapai 4,82 persen, sedangkan di Kabupaten Ponorogo berada di angka 4,7 persen, yang lebih rendah dari rata-rata nasional. Untuk itu, pihak Kementerian Ketenagakerjaan berkomitmen untuk terus mengambil langkah-langkah dalam menurunkan angka pengangguran. "Ini adalah tantangan yang harus kita hadapi. Tugas kita adalah menekan angka pengangguran terbuka, dan salah satu cara adalah dengan mengadakan *job fair* ini," tegasnya. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menambahkan bahwa tingkat pengangguran sebesar 4,7 persen tersebut setara dengan sekitar 27.000 jiwa. Namun, ia menginformasikan bahwa angka tersebut sudah lebih baik dibandingkan kondisi sebelumnya, yang tercatat pada 5,51 persen. Sugiri juga menetapkan target ambisius untuk menurunkan angka pengangguran di bawah 3 persen. "Kami akan merumuskan formula untuk mencapai target tersebut, termasuk melalui *job fair* serta memaksimalkan peran Balai Latihan Kerja (BLK). Kami berharap, tahun depan, angka pengangguran terbuka di Ponorogo dapat mencapai 3 persen," katanya optimis. ANTARA