**Borneonews - Serang**, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang, Banten, telah meluncurkan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa. Inisiatif ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, menyampaikan pentingnya keberadaan UPZ di setiap desa dalam wilayah Kabupaten Serang. Menurutnya, keberadaan unit ini sangat membantu masyarakat untuk memenuhi tanggung jawab sosial mereka dan menjalin rasa kepedulian antar sesama. Dengan struktur yang dibentuk dari pusat hingga daerah, baznas mampu mengumpulkan dana dari masyarakat lebih efektif.
Dengan adanya UPZ di tingkat desa, masyarakat akan lebih mudah dalam menyetorkan zakat, infak, dan sedekah. Misalnya, jika seseorang ingin memberikan infak sebesar Rp5 ribu atau Rp10 ribu setiap bulan, kehadiran UPZ akan sangat memudahkan mereka," ujarnya. Tatu juga menekankan bahwa kontribusi tidak selalu diukur dari jumlah yang besar, tetapi lebih kepada niat dan kepedulian untuk membantu sesama.
Lebih lanjut, Tatu menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat Kabupaten Serang akan menjadi solusi bagi berbagai tantangan yang dihadapi oleh pemerintah setempat. Dana yang dikumpulkan melalui Baznas diharapkan dapat membantu untuk menyelesaikan masalah-masalah sosial yang ada.
Pengumpulan ZIS melalui Baznas menunjukkan peningkatan yang signifikan setiap tahunnya, khususnya melalui UPZ yang baru saja dibentuk. Ketua Baznas Kabupaten Serang, Badrudin, mengungkapkan bahwa setiap tahun pihaknya melihat adanya tren peningkatan dalam pengumpulan zakat. Pada tahun 2024, Baznas menargetkan pengumpulan ZIS sebesar Rp26,5 miliar, dengan realisasi saat ini mencapai Rp19,8 miliar.
"Masih ada tiga bulan tersisa, dan kami memperkirakan total pengumpulan ZIS tahun ini dapat mencapai Rp27 miliar, yang lebih dari target awal," tuturnya dengan optimis.
Sebagai bagian dari perayaan Milad Ke-24 Baznas Kabupaten Serang, lembaga ini juga menyalurkan berbagai bentuk bantuan sosial kepada masyarakat. Bantuan tersebut meliputi pengobatan gratis, paket sembako, beasiswa untuk siswa SMP, modal untuk usaha mikro, serta dukungan bagi anak-anak yang mengalami gizi buruk dan stunting. Total anggaran yang dialokasikan untuk kegiatan sosial ini mencapai Rp320 juta.
ANTARA
Baznas Serang Bentuk UPZ Desa untuk Mudahkan Pembayaran Zakat
Bagikan:

BANTEN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemko Tidak Kewalahan Tangani Karhutla, Fokus Hadapi Kondisi di Lapangan
Penundaan TKA Kalteng jadi Kesempatan Perdalam Materi
Dana Bantuan Penanganan Karhutla Diharapkan Tepat Sasaran dan Berdaya Guna
Gerindra Barito Timur Dorong Kader Perkuat Peran di Tengah Masyarakat
Kualitas Udara Memburuk, Ratusan Warga Pangkalan Bun Manfaatkan Rumah Oksigen KIM?
Kapuas Masuk Tiga Daerah di Kalteng yang Jalani Verifikasi Lapangan Evaluasi PUG
Komentar (0)
Memuat komentar…







