**Borneonews - Jakarta**, Forum Lintas Organisasi Masyarakat (FLO) di Provinsi DKI Jakarta telah menggelar deklarasi untuk mendukung Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) damai tahun 2024. Acara ini berlangsung pada hari Sabtu dan dihadiri oleh perwakilan dari 80 organisasi kemasyarakatan yang bergabung dalam forum tersebut. Ketua Umum FLO, Juaini Yusuf, menegaskan komitmen forum ini untuk berpartisipasi dalam menciptakan Pilkada yang berlangsung damai pada 27 November 2024. Ia menggarisbawahi pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. "Sebagai bagian dari masyarakat yang berkembang di Jakarta, kami memiliki tanggung jawab untuk menciptakan suasana damai selama acara Pilkada serentak," jelas Juaini. Ia juga mengajak seluruh pengurus dan anggota dari masing-masing organisasi untuk saling bekerja sama dalam menyukseskan Pilkada 2024. Kerja sama ini diharapkan melibatkan TNI, Polri, pemerintah pusat dan daerah, KPU serta Bawaslu, serta seluruh lapisan masyarakat. Juaini menekankan bahwa FLO berkomitmen untuk mematuhi semua peraturan dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Ia juga menolak segala bentuk penyebaran hoaks, ujaran kebencian, praktik *money politics*, serta politisasi yang berbasis pada agama, etnis, atau Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan (SARA) dalam proses Pilkada mendatang. Dalam kesempatan tersebut, Ia mengajak masyarakat yang memiliki hak pilih untuk ikut memberikan suaranya. Juaini menekankan pentingnya partisipasi pemilih, karena suara warga akan berpengaruh besar terhadap pemilihan pemimpin Jakarta di masa depan. "Sesuai dengan ajaran ulama, mencintai tanah air adalah bagian dari iman. Sebagai warga negara yang baik, sudah seharusnya kita mengikuti ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah," tegasnya. Ia menambahkan bahwa tanpa menggunakan hak pilih, masyarakat tidak akan dapat menentukan siapa yang akan memimpin Jakarta ke depan. Oleh karena itu, Juaini mengajak semua elemen masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif dengan memilih calon pemimpin pilihan mereka. Meskipun anggota organisasi yang terlibat cukup banyak, Juaini menegaskan bahwa tidak ada paksaan untuk memilih calon tertentu. Masing-masing individu diharapkan dapat menentukan pilihannya berdasarkan hati nurani mereka sendiri. "Ada tiga calon yang sudah ditentukan, silakan pilih yang terbaik menurut hati nurani masing-masing. Kami dari FLO akan tetap beroperasi dengan mengikuti semua aturan yang berlaku," tutur Juaini. Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Provinsi DKI Jakarta, Fahmi Zikrillah, memberikan apresiasi terhadap langkah FLO yang telah mempromosikan Pilkada Damai 2024. Dia melihat deklarasi ini sebagai sumber semangat dan energi positif untuk bersama-sama mensukseskan Pilkada. "Partisipasi masyarakat sangatlah penting dalam Pilkada. Kami sebagai penyelenggara tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dan sinergi dari berbagai *stakeholders*," ujar Fahmi. Ia juga mengajak masyarakat untuk menggunakan hak suara mereka di tempat pemungutan suara (TPS) pada 27 November 2024, serta menjaga suasana damai selama proses pemungutan suara. "Target kami adalah partisipasi pemilih mencapai 77,5 persen di Jakarta, seperti pada pemilu sebelumnya," tandasnya. ANTARA