SURABAYA –
**Borneonews - Sidoarjo**, Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, Achmad Amir Aslichin dan Edy Widodo, telah menandatangani kontrak politik yang berisi komitmen untuk menyejahterakan masyarakat jika terpilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada 27 November 2024. Ketua Tim Pemenangan pasangan ini, Usman, dalam pernyataannya di Sidoarjo, mengungkapkan bahwa kontrak politik tersebut menunjukkan keseriusan dari partai-partai pengusung dan pendukung dalam upaya memenangkan Achmad Amir Aslichin dan Edy Widodo dalam Pilkada mendatang. “Kontrak ini diiringi dengan janji dari pasangan calon kepada masyarakat yang akan mereka penuhi apabila terpilih sebagai bupati dan wakil bupati Sidoarjo,” jelasnya saat acara istighatsah dan deklarasi pasangan di area parkir timur Gelora Delta Sidoarjo. Dalam acara yang juga merupakan munajat kepada Allah SWT untuk keselamatan Sidoarjo, turut hadir beberapa kiai sepuh dari 18 kecamatan, masyayikh, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari jajaran partai pendukung. Setelah sesi doa bersama, acara dilanjutkan dengan deklarasi dukungan untuk pasangan Achmad Amir Aslichin dan Edy Widodo, juga kontrak politik yang dilakukan oleh partai-partai pengusung, termasuk PKB, PDI Perjuangan, PAN, PKS, NasDem, PPP, PBB, Partai Gelora, serta Partai Ummat. Dalam isi kontrak, pasangan calon berjanji akan mengalokasikan dana sebesar Rp300 hingga Rp500 juta setiap tahun untuk masing-masing dusun, yang ditujukan untuk pemberdayaan masyarakat berbasis kewilayahan. “Keberadaan saya sebagai calon pemimpin bukan hanya untuk mendapatkan kekuasaan. Ini lebih kepada pencapaian kesejahteraan dan martabat masyarakat Sidoarjo,” kata Mas Iin, panggilan akrab Achmad Amir Aslichin, di hadapan para pendukungnya. Ia juga memaparkan visi “Sidoarjo Bangkit dan Bermartabat”, yang diusung oleh pasangan ini, serta lima misi besar yang akan dilaksanakan, salah satunya dengan mengoptimalkan potensi daerah. "Kami ingin menguatkan usaha mikro kecil dan menengah serta mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif dengan memberikan kemudahan akses modal," ungkapnya. Pasangan calon ini juga berkomitmen untuk membangun sumber daya manusia yang kompeten, sehat secara fisik maupun mental, dan berakhlak mulia, agar siap menghadapi tantangan di era *revolusi industri 4.0*. “Kami ingin menciptakan ketahanan sosial dan budaya yang berbasis kearifan lokal dalam masyarakat yang aman dan harmonis,” imbuhnya. Lebih jauh, Mas Iin bertekad untuk membangun infrastruktur yang merata dan modern di seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo, tidak hanya tertuju pada satu daerah atau kecamatan. Misi akhir mereka berfokus pada mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berintegritas, transparan, akuntabel, berbasis elektronik, serta bebas dari praktik korupsi. “Kami akan membuka ruang seluas-luasnya bagi partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan perumusan hingga evaluasi kebijakan,” katanya tegas. Mas Iin juga menegaskan komitmennya untuk bekerja keras dan merangkul semua elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan pemuda, demi membawa perubahan positif bagi Kabupaten Sidoarjo. “Kami ingin mendengar setiap aspirasi dari masyarakat dan berusaha untuk menciptakan Pilkada yang bersih, jujur, adil, dan bermartabat,” tutupnya. ANTARA