**Borneonews - Jakarta**, Pemerintah Republik Indonesia telah menyerahkan Pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens, kepada Pemerintah Selandia Baru. Sebelumnya, Mehrtens disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang dipimpin oleh Egianus Kogoya, sejak tanggal 7 Februari 2023.
Proses serah terima ini berlangsung setelah pesawat Angkatan Udara Republik Indonesia yang membawa Mehrtens tiba di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada hari Sabtu pukul 22.26 WIB. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Hadi Tjahjanto, mengungkapkan bahwa penyerahan ini dilakukan secara resmi kepada Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia, Kevin Burnett.
Dalam paparan kepada wartawan, Hadi menekankan bahwa proses penyerahan berlangsung dengan lancar. Ia juga menegaskan bahwa Philip Mehrtens kini telah menjadi tanggung jawab Kedutaan Besar Selandia Baru di Jakarta. Hadi mengungkapkan rasa syukurnya atas kerjasama semua pihak yang terlibat dalam upaya pembebasan pilot tersebut.
Ia memberikan penghargaan kepada berbagai instansi, termasuk TNI dan Polri, serta tokoh masyarakat, adat, dan pemuka agama yang turut berkontribusi. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Kedutaan Besar Selandia Baru atas dukungan mereka dalam proses pembebasan pilot yang disandera.
Philip Mehrtens dibebaskan pada hari Sabtu dan dijemput oleh tim Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz di Kampung Yuguru, Distrik Maibarok, Kabupaten Nduga. Setelah itu, satgas melakukan penerbangan membawa Mehrtens ke Timika untuk pemeriksaan kesehatan. Setelah dinyatakan dalam kondisi baik, pilot tersebut kemudian diterbangkan dari Timika menuju Jakarta menggunakan pesawat Angkatan Udara Republik Indonesia.
ANTARA
Pemerintah Indonesia Serahkan Pilot Philip Mehrtens ke Selandia Baru
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Adam Alis Cetak Gol Penentu Kemenangan Persib atas Garudayaksa 2-1
Hujan Perdana Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Saingi China, Pabrik Mobil Jepang Pangkas Masa Pengembangan Model Baru
PDIP Dukung Revisi UU Peradilan Militer Pascaputusan MK
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
Komentar (0)
Memuat komentar…







