**Borneonews - Ponorogo**, PT Pupuk Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pertanian di Desa Karangpatihan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Sebanyak 1,5 ton pupuk *phonska plus* dan 0,5 ton pupuk *ZA plus* telah disalurkan kepada masyarakat setempat. Pupuk ini mengandung zink yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan gizi dan kesehatan otak serta saraf warga yang mengonsumsinya.
Penyerahan bantuan berlangsung di Joglo Batik Ciprat pada hari Sabtu, di mana Direktur Utama PT Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, hadir secara langsung untuk menyerahkan bantuan tersebut kepada perwakilan warga desa. Rahmad menyatakan rasa kagumnya atas perkembangan yang terjadi di Desa Karangpatihan, yang sebelumnya dikenal sebagai "kampung idiot", namun kini telah bertransformasi menjadi desa percontohan.
"Desa Karangpatihan telah menunjukkan kemajuan yang signifikan. Saat ini, masyarakat telah mampu mandiri dan memberikan pelajaran bagi mereka yang mengalami disabilitas," ungkap Rahmad. Ia juga mengungkapkan pentingnya kesehatan mental yang erat kaitannya dengan sektor pertanian. Dengan pertanian yang baik, diyakini akan tercukupi gizi masyarakat, yang pada gilirannya meningkatkan kesehatan mental mereka.
Dalam penjelasan lebih lanjut, Rahmad menjelaskan bahwa pada tahun 2015, Pupuk Indonesia melakukan penelitian tentang kondisi tanah di Indonesia, termasuk kandungan nutrisi yang terdapat pada makanan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan adanya kekurangan zink yang berperan penting bagi kesehatan otak dan sistem saraf.
Sebagai respons terhadap temuan tersebut, Pupuk Indonesia meluncurkan pupuk *phonska plus* yang mengandung zink sejak tahun 2016. "Kami tidak hanya berupaya untuk memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga untuk meningkatkan kecerdasan masyarakat melalui produk pupuk yang kami hasilkan," tegasnya.
Rahmad juga mengingatkan bagaimana sejarah Desa Karangpatihan di masa lalu, yang pernah mengalami gagal panen akibat kekeringan. Ia menjelaskan bahwa pertanian yang baik dapat mengatasi isu keterbelakangan mental dan menciptakan generasi sehat. Dalam kerangka ini, Pupuk Indonesia memberikan bantuan berupa 40 ekor kambing senilai Rp 100 juta, peralatan batik Ciprat senilai Rp 10 juta, serta alat penyemprot listrik sebanyak 10 unit, di samping pupuk yang telah disebutkan sebelumnya.
Pemerintah desa juga memohon agar dibangun sumur dalam untuk mendukung irigasi pertanian di daerah tersebut. "Dengan adanya pertanian yang terintegrasi dan teririgasi dengan baik, Desa Karangpatihan berharap dapat terbebas dari masalah keterbelakangan mental," tambah Rahmad.
Kepala Desa Karangpatihan, Eko Mulyadi, menambahkan bahwa pemberian pupuk *phonska plus* dipastikan akan membawa dampak positif. Ia menegaskan bahwa produk pertanian yang baik dapat meningkatkan kesehatan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa dengan gizi yang memadai, wanita hamil akan melahirkan anak yang sehat dan terhindar dari stunting serta disabilitas.
"Dahulu, masalah disabilitas intelektual di sini disebabkan oleh gizi yang buruk. Kini, dengan adanya program dari Pupuk Indonesia, diharapkan dapat menghasilkan makanan berkualitas yang mendukung pemenuhan gizi bagi warga hamil," ujar Eko. Dia juga mencatat bahwa jumlah tunagrahita di desanya telah berkurang drastis, dari lebih dari 300 kasus pada tahun 2008 menjadi hanya 98 kasus saat ini. Ia optimis, dengan dukungan pupuk ini, pertanian di Karangpatihan akan semakin meningkat.
ANTARA
Pupuk Indonesia Salurkan Pupuk Berkualitas untuk Desa Karangpatihan
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Hujan Lebat Guyur Banjarbaru dan Martapura
Alwi akan Evaluasi Performa Setelah Terhenti French Open
Ribuan Pesepak Bola Muda Perebutkan Piala Ketua DPD RI
Trae Young Targetkan Wizards Bersaing ke playoff NBA
Komentar (0)
Memuat komentar…







