**Borneonews - Berau**, Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, menekankan bahwa aspek estetika dalam desain Jembatan Sambaliung, yang dikerjakan oleh seniman John Martono, berkontribusi signifikan terhadap penguatan identitas visual Kabupaten Berau.
Akmal Malik menyatakan bahwa Jembatan Sambaliung tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur, tetapi juga dianggap sebagai sebuah karya seni yang sangat istimewa. "Saya menganggap John Martono sebagai salah satu seniman yang langka di Indonesia," ungkapnya saat meresmikan unsur estetis jembatan tersebut pada malam hari tanggal 21 September.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, karya-karya John Martono punya reputasi internasional, bahkan diakui hingga New York, dan kini karyanya menghiasi Berau sebagai hasil kolaborasi dengan PT Berau Coal. Akmal juga memaparkan bahwa motif-motif lokal seperti bunga rutun dan simbol laut seperti penyu, menjadi bagian dari desain jembatan ini.
"Bunga rutun adalah tumbuhan yang khas di Berau, dan banyak di antara kita yang tidak mengetahui hal ini. Kami ingin menampilkan keunikan lokal sehingga orang-orang bisa lebih mengenal budaya setempat," jelasnya.
Selain mempertahankan elemen tradisional, Pj Gubernur Akmal juga menyoroti pentingnya menghadirkan elemen simbolik yang premium di tujuan wisata utama di daerah tersebut. "Pembangunan elemen estetis di Jembatan Sambaliung ini adalah langkah awal, masih banyak yang dapat dikembangkan," tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya mempersiapkan Tanjung Redeb sebagai destinasi alternatif ketika wisatawan tidak bisa mencapai Maratua atau Derawan karena faktor cuaca. "Tanjung Redeb harus siap menjadi tempat wisata yang berkualitas. Kami perlu menyediakan tempat-tempat yang *cozy* dan *memorable* bagi pengunjung," terang Akmal.
Di samping itu, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, terutama PT Berau Coal, yang telah berkontribusi dalam menghadirkan karya seni di jembatan tersebut. "Ini adalah langkah awal untuk menjadikan Berau sebagai tujuan wisata premium," tutupnya.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, juga menambahkan bahwa sentuhan artistik di Jembatan Sambaliung, yang dihasilkan oleh Kapten John, akan menjadi daya tarik baru yang sangat potensial bagi para wisatawan yang berkunjung ke wilayah ini. "Saya sangat mengapresiasi karya seni yang telah diciptakan oleh Bapak John Martono. Ini adalah penciptaan luar biasa dan akan menjadi bagian dari sejarah serta kebanggaan masyarakat Kabupaten Berau," ungkap Sri Juniarsih.
Bupati berharap, keindahan visual Jembatan Sambaliung dapat menarik lebih banyak wisatawan untuk datang ke Berau. Ia juga berencana untuk mengembangkan beragam objek wisata menarik di seluruh 13 kecamatan yang ada di Kabupaten Berau. "Dengan pengembangan pariwisata yang serius, kami berharap bisa meningkatkan ekonomi masyarakat serta membuka lapangan kerja baru," imbuhnya.
Sri Juniarsih menambahkan bahwa desain estetis jembatan ini, yang menggabungkan aspek budaya lokal dengan elemen modern, diharapkan dapat menjadi ikon baru bagi Kabupaten Berau.
ANTARA
Estetika Jembatan Sambaliung Perkuat Identitas Berau sebagai Destinasi Wisata
Bagikan:

SAMARINDA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pelatih Interim Arema: Kemenangan atas Dewa karena Maksimalnya Taktik
2 Gol Injury Time Bawa Inter Milan Comeback 2-1 atas Fiorentina
Timnas Indonesia U15 Telan Kekalahan 0-3 dari Wales
Adam Alis Cetak Gol Penentu Kemenangan Persib atas Garudayaksa 2-1
Hujan Perdana Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Komentar (0)
Memuat komentar…






