SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Marjuki, menyatakan fasilitas WiFi gratis di Taman Kota Sampit akan diperluas pada tahun 2025. Hal ini sejalan dengan pencanangan Bupati Kotim yang menginginkan agar Taman Kota tidak hanya berfungsi sebagai sarana olahraga, tetapi juga memiliki manfaat lebih luas bagi masyarakat.

"Sesuaikan dengan pencanangan Bupati, fungsi Taman Kota ini tidak hanya untuk olahraga, tetapi juga lebih jauh ke arah yang bermanfaat bagi masyarakat. Sejak minggu lalu, taman ini sudah dicanangkan menjadi lokasi Car Free Day (CFD). Kami melihat aktivitas masyarakat terus berkembang dengan baik, sehingga Diskominfo Kotim menilai perlu adanya fasilitas internet. Kami segera menindaklanjuti keinginan Bupati dan sudah meluncurkan WiFi gratis di empat sudut taman," kata Marjuki, Minggu, 22 September 2024.

Saat ini, WiFi gratis di Taman Kota telah terpasang 4 titik dengan jangkauan terbatas. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat selama 24 jam dengan kecepatan sesuai jumlah pengguna. 

Ke depan, Diskominfo Kotim berencana memperluas jangkauan WiFi sehingga bukan hanya pengunjung taman yang dapat memanfaatkan fasilitas ini, tetapi juga masyarakat yang tinggal di sekitar area taman.

"Pada tahun 2025, kita akan memperluas layanan ini, sehingga jangkauannya tidak hanya di lingkaran Taman Kota. Sekitar 100 hingga 200 meter," ujarnya.

--page

Selain layanan WiFi, Diskominfo Kotim juga telah memasang empat CCTV di area taman untuk memantau keamanan dan aktivitas publik. "Kami telah memasang empat CCTV dan kontrolnya berada di Diskominfo dan Setda. Kita bisa memantau semua aktivitas di taman. Pada tahun 2025, rencananya CCTV akan kami tambah lagi," imbuhnya.

Tidak hanya terbatas pada area taman, fasilitas WiFi gratis ini juga akan diperluas ke lokasi-lokasi publik lainnya, termasuk pasar tradisional seperti Pasar PPM. Marjuki menyebutkan bahwa selama ini untuk event-event besar di area pasar, sering kali terkendala dengan akses internet, terutama untuk kegiatan seperti konferensi daring (Zoom).

"Kami sering dihubungi terkait event besar seperti di Pasar PPM, biasanya terkendala untuk Zoom dan kebutuhan internet lainnya. Nantinya, pasar-pasar juga akan mendapatkan akses internet gratis," katanya.

Perluasan fasilitas WiFi ini merupakan hasil kerja sama antara Diskominfo Kotim dan pihak ketiga. Diharapkan, dengan hadirnya internet gratis di area publik yang lebih luas, masyarakat dapat semakin memanfaatkannya untuk keperluan usaha, komunikasi, dan aktivitas produktif lainnya. (DEWI PATMALASARI/J)