UNTUK mencapai tujuan, apalagi tujuan bisnis, harus dilakukan dengan menghalalkan segala cara. Begitulah kata banyak orang. Tetapi cara berbisnis demikian tidak dikenal oleh Jessica Febiani. Ia tidak mau menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan itu.
Dari awal, ia memegang teguh sebuah prinsip bisnis yang sulit dilakukan oleh orang kebanyakan. Jezzy demikian Jessica lazim dipanggil, berpegang teguh pada sebuah etika bisnis yang dia lakoni sampai hari ini dan nanti. Salah satu prinsip atau etika yang dia pegang adalah ‘sincerely’ yang berarti jujur dan tulus. Dan jujur serta tulus itu ia pegang secara konsisten dan bertanggung jawab.
Karena itu Jezzy senantiasa bersikap konsisten. Kenapa demikian, karena ia bertanggungjawab terhadap sikap dan pilihan hidupnya. ‘Sincerely dan Consistency; merupakan dua kata yang menjadi roh bisnis Jezzy.
Ia tulus, jujur dan konsisten melestarikan batik. Ia bertanggungjawab pada pelestarian dan pengembangan kekayaan budaya etnik kita.
Berikut dialog borneonews dengan Jessica Febiani, desainer muda yang sedang naik daun di kawasan mall Thamrin City, Jakarta Pusat. Karya desainer yang lahir 20 Februari 1989 itu belakangan digandrungi ibu-ibu pejabat, menteri bahkan para isteri duta besar. Berikut penuturannya:
Apakah produk anda sering dipromokan di media massa atau di media sosial ?
Yang dipromosikan di media yaitu batik classy corak Keraton Surakarta- Keraton Yogyakarta.Yang pasti kami terus mengibarkan sayap ke manca negara. Membangun hubungan yang baik di dalam maupun luar negeri. Dan yang terpenting adalah dukungan seluruh keluarga, suami dan teman-teman dekat.
Bagaimana menjaga kualitas produk ?
Harus terus berinovasi dan memantau dengan baik setiap karya saya. Cek dan mentraining pegawai untuk lebih cekatan, dan teliti dalam proses pembuatan sampai finishing.
Dengan 35 karyawan yang ada, kami terus melakukan kreasi dan inovasi. Permintaan pasar terus mengalir. Seluruh produk kami pasarkan melalui berbagai cara, diantaranya yang off line seperti butik gerai langsung, dan online, yaitu melalui website dan media social lainnya, seperti facebook dan istagram.
Omset penjualan memang tidak terlalu fantastis, tetapi lumayan stabil dan progresnya bagus.
Impian ke depan anda apa?
Terus berinovasi , mengembangkan ide-ide kreatif diri dengan menampilkan ciri khas Jessica ‘Moretosee’ dan terus menjadi lebih baik sehingga dapat menginspirasi teman- teman lainnya, dan menjadi sinar untuk banyak orang.
Tantangan yang tidak kalah penting adalah dalam mengelola keluarga. Karena itu, kami sangat cermat soal penganturan dan pembagian waktu agar tetap seimbang antara waktu bisnis dan keluarga.
Apalagi sekarang saya memiliki tanggung jawab mengembangkan atau melebarkan sayap organisasi Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI). Di mana saya sebagai anggota termuda yang selain pernah mendapat tugas sebagai humas IWAPI DKI Jakarta, kini menjabat ketua Hubungan Perdagangan dan Perindustrian di DPP IWAPI.
Sejak kapan Jezzy masuk ke organisasi IWAPI dan apa saja tugas yang diemban?
Saya di IWAPI kurang lebih sudah 7 tahun. Semula di Jakarta Barat di tingkat Wali Kota , kemudian di tingkat Provinsi di Jakarta diberi jabatan sebagai Humas . Sekarang di DPP IWAPI menjabat ketua bidang Hubungan Perdagangan dan Perindustrian DPP IWAPI.
Di bawah kepemimpinan Ibu Nita Yudi MBA, di IWAPI saya bisa mencurahkan dedikasi saya lebih dalam dan luas, terutama bidang fashion ini. Di organisasi ini, akses dan peluang usaha saya semakin luas. Saya sangat bangga karena mendapat kesempatan menggali, melestarikan dan mengembangkan kekayaan budaya nasional ke dunia internasional.
Cita-cita yang selama ini terpendam sebenarnya apa?
Lebih dari sepuluh tahun saya menggeluti bidang usaha ini. Dan andalan saya adalah bakat alami yang saya punyai. Sudah pasti, saya akan lebih intensif lagi dalam menggeluti dunia fashion terutama mengangkat kekayaan budaya-etnik lokal kita sendiri. Jika kelak sudah mapan, sebagai pelengkap saya akan mengombinasikannya dengan bisnis kuliner dan hospitality.
Bagaimana memperkuat brand usaha Anda?
Dalam berbisnis filosofi yang saya anut adalah ‘sincerely and consistency’. Itu menjadi pegangan hidup saya.
Sudah pasti, saya akan memperkuat brand saya dalam bisnis fashion, yaitu berciri motif tradisional Indonesia. Maraknya trend fashion budaya luar atau budaya asing memang menjadi tantangan terberat. Melalui atau dengan brand “Moretosee “ Jezzy berusaha memperkenalkan serta melestarikan kain tradisional Indonesia. Toko-gerainya di Thamrin City, Jakarta Pusat.
Tampaknya cukup dikenal masyarakat, seperti ibu-ibu pejabat , duta besar negara sahabat untuk Indonesia umumnya sangat terpikat dengan produk saya yang bercorak etnik ini. (*)








