AMBON –
**Borneonews - Ternate**, Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate di Maluku Utara secara aktif melaksanakan pelatihan bagi puluhan personel, khususnya dalam teknik penyelamatan korban yang terjebak di wilayah pegunungan dan hutan. Kegiatan ini ditujukan kepada para petugas pencarian dan pertolongan (*rescuer*) yang bertugas dalam situasi darurat. Kepala Kantor SAR Ternate, Fathur Rahman, mengungkapkan bahwa Latihan SAR Satuan Gunung Hutan ini merupakan bagian dari program Basarnas. Tujuannya untuk meningkatkan keterampilan, baik dalam teori maupun praktik, mengenai metode pencarian dan pertolongan di area hutan. Pelatihan ini sangat penting untuk mempertahankan kedisiplinan ilmu para *rescuer* serta memastikan bahwa mereka selalu memprioritaskan keselamatan (*safety*) dalam setiap upaya pencarian korban. Fathur menambahkan bahwa pelatihan ini bertujuan supaya petugas Kansar dapat menguasai teknik dan strategi pencarian korban yang hilang di pegunungan. Dia mencatat bahwa selain kecelakaan yang terjadi di perairan, insiden orang hilang di hutan dan kebun juga sering terjadi di wilayah kerja Basarnas Ternate, yang mencakup keseluruhan Maluku Utara. Dia berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik. Kegiatan ini akan mencakup pelajaran teori serta praktik langsung di medan yang sebenarnya, yang lokasinya berada di Hutan Gunung Gamalama Ternate. Pelaksanaan pelatihan ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 20 hingga 22 September 2024. Tidak hanya kegiatan di gunung hutan, Kansar Ternate juga telah melaksanakan pelatihan tingkat lanjutan untuk Medical First Responder (*MFR*), yang berfokus pada bantuan medis dasar untuk korban yang mengalami kecelakaan atau bencana. ANTARA