BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Kabupaten Seruyan yang biasanya berlangsung tiap 5 Agustus, kali ini mengalami penundaan jadwal selama satu hari. Alasan penundaan karena Pemkab Seruyan kembali menyesuaikan jadwal atau agenda Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran untuk bisa hadir secara langsung.

Padahal menyangkut surat undangan upacara yang ditujukan bagi kalangan pejabat tinggi daerah kabupaten, seperti para bupati serta sejumlah pejabat tinggi yang berada di lingkungan Pemerintah Propinsi Kalteng, jauh hari sudah dilayangkan.

"Mohon maaf saya klarifikasi soal undangan itu. Saya sampaikan kalau pada Jumat (5/8/2016), kegiatan upacara terpaksa kita undur pelaksanaannya. Upacara akan kita gelar pada Sabtu (6/8/2016) besok. Kita menyesuaikan kegiatan dari Pak Gubernur. Peringatan tahun ini akan dipimpin langsung oleh Gubernur Kalteng yang bertindak selaku inspektur upacara," kata Sudarsono  di Kuala Pembuang, Jum’at (5/8/2016).
 
Soal penundaan sehari jadwal upacara itu, sudah diberitahukan kepada seluruh para undangan pejabat dan lainnya untuk bisa diketahui dan dimaklumi.
 
"Soalnya kita sangat mengharapkan sekali Gubernur Kalteng bisa hadir pada puncak peringatan HUT Seruyan," ujar Sudarsono.
 
Sementara itu, lebih jauh bupati mengungkapkan, melalui peringatan HUT kabupaten yang dipimpinnya, kembali dia mengajak  jajaran Pemkab Seruyan dapat kembali menjadikannya sebagai sarana refleksi. Terutama berkaitan dengan pembangunan daerah yang berjalan selama belasan tahun.
 
"Selain refleksi bersama, juga sangat dibutuhkan kembali instropeksi kinerja di tingkat jajaran pemerintahan. Sejauh mana pembangunan daerah yang telah kita capai dan kita bangun untuk kepentingan masyarakat Seruyan. Ini penting untuk dihayati bersama,” ajaknya.
 
Sebab melalui peringatan HUT Seruyan tahun ini, tambah bupati, ada makna dan tujuan penting dari seluruh agenda kegiatan pemkab dalam setiap penyambutan HUT hingga pelaksanaannya untuk bisa direnungi secara serius.
 
"Sekarang apa saja yang masih perlu kita dibenahi untuk masyarakat dalam membangun kabupaten ini guna mencapai arah tujuan pembangunan yang lebih baik lagi kedepannya," kata Sudarsono. (PARNEN/m)