JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Band metal terkemuka dari Indonesia, Voice of Baceprot (VoB), berhasil menyuguhkan penampilan yang energetik di festival musik Pestapora 2024. Konser ini berlangsung pada malam hari kedua festival, yang diadakan di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Dengan kostum serba hitam, VoB membawa penonton ke dalam atmosfer musik metal yang mendalam. Penampilan mereka dimulai dengan lagu hits yang cukup terkenal, *Not Public Property*, yang membuat para penonton langsung larut dalam suasana. Antusiasme para penggemar terlihat dari gerakan mereka yang mengikuti irama musik dengan berjoget dan bertepuk tangan menikmati setiap momen penampilan dari band wanita ini. Vokalis VoB, Firdda, juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berbagi pengalaman mengenai perjalanan mereka dari Singapura, di mana mereka menjadi band pembuka dalam acara balapan Formula 1. Kesempatan yang sangat berharga ini memberikan VoB exposure yang luas di kancah internasional. Saat lagu *No Music on a Dead Planet* dimainkan, VoB menyampaikan pesan yang kuat mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan bumi. Komitmen mereka terhadap isu-isu sosial juga terlihat ketika lagu yang membahas tentang Palestina dibawakan. Dalam momen tersebut, Firdda mengajak penonton untuk lebih bersuara dalam menyuarakan penolakan terhadap kekerasan dan genosida yang masih berlangsung di wilayah tersebut. "Kami membutuhkan suara dari kalian, karena kekerasan dan genosida di sana masih perlu banyak suara dari orang-orang," ungkap Firdda saat penampilan di Pestapora 2024. VoB terdiri dari vokalis dan gitaris Firdda Marsya Kurnia, Euis Siti Aisyah yang berperan sebagai drummer, serta Widi Rahmawati sebagai basis. Selain itu, mereka juga mencatat sejarah dengan menjadi band wanita pertama yang tampil di festival musik besar di Inggris, yaitu Glastonbury 2024. Penampilan mereka di Pestapora 2024 menjadi bukti bahwa VoB tidak hanya sekadar band, tetapi juga penyuarakan semangat dan isu yang penting di kalangan masyarakat. ANTARA