MAKASSAR –
**Borneonews - Makassar**, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Zudan Arif, mengungkapkan dukungannya terhadap hadirnya Peraturan Daerah (Perda) yang berfokus pada Pendidikan Akhlak Mulia. Perda ini saat ini sedang menjadi perhatian dan dorongan dari anggota DPRD Sulsel. Dalam keterangan pers yang diterima di Makassar, Zudan mengungkapkan, "Saya menyambut baik inisiatif yang telah Ibu dan Bapak lakukan terkait Perda Akhlak Mulia. Ini merupakan langkah yang sangat positif." Ia menekankan bahwa kehadiran Perda ini sangat penting dalam memperkuat dan mendukung identitas Sulawesi Selatan, sehingga bisa berkontribusi sebagai kebanggaan di tingkat nasional. Menurutnya, pelaksanaan dari Perda ini akan sangat berpengaruh jika nilai-nilai akhlak mulia dapat diterapkan dalam kurikulum lokal, dengan mencontohkan tokoh-tokoh pahlawan nasional yang berasal dari daerah ini. "Tujuannya adalah untuk menggali kembali nilai-nilai moral yang tinggi dari pahlawan Sulawesi Selatan," jelasnya. Ia juga menggarisbawahi pentingnya pengajaran sejarah lokal, mulai dari tingkat anak-anak di Taman Kanak-Kanak (TK) atau Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Zudan Arif mendorong agar kisah-kisah tokoh lokal, seperti Sultan Hasanuddin, Andi Pettarani, dan Andi Mappanyukki, dapat diajarkan secara mendalam. Hal ini dianggap penting dalam menyisipkan nilai-nilai moral lokal yang mampu menginspirasi generasi muda. "Nilai-nilai ini akan membentuk karakter generasi muda dan berpotensi meningkatkan rasa bangga serta identitas nasional," tutup Zudan Arif dengan penuh harapan. ANTARA