JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mendapatkan izin untuk menggunakan nama "Si Doel" selama kampanye serta di kertas suara dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024. Izin ini diberikan setelah dilakukan klarifikasi terkait penggunaan nama tersebut. Pada pertemuan pleno yang berlangsung di kantor KPU DKI Jakarta, Ketua Bidang Teknis Penyelenggara KPU, Dody Wijaya, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima klarifikasi dari Rano Karno. Rano Karno menyampaikan bahwa ia memiliki surat keputusan dari pengadilan yang mendukung penggunaan nama "Si Doel". Dody juga mengungkapkan, KPU mendapatkan banyak masukan dari masyarakat pada Rabu, 18 September, yang menunjukkan bahwa mereka lebih mengenal Rano Karno melalui karakter "Si Doel". Seiring dengan itu, masyarakat mengusulkan agar nama Si Doel dicantumkan dalam kertas suara. Setelah melakukan klarifikasi pada Sabtu, 21 September, KPU mendapati bahwa Rano telah menyelesaikan administrasi terkait penggunaan nama tersebut di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. "Berdasarkan hal ini, pada 21 September, kami melakukan klarifikasi kepada partai politik pengusul serta kepada pasangan calon wakil gubernur. Dalam pertemuan tersebut, kami menerima salinan penetapan dari pengadilan Jakarta Selatan," ungkap Dody. Sesuai dengan Penetapan Pengadilan Nomor 899/pdt.p/2024/pn.jkt.sel, dinyatakan bahwa nama Rano Karno, Haji Rano Karno, Haji Rano Karno SI.P, dan Si Doel merujuk pada satu orang yang sama. Berdasarkan informasi tersebut, KPU menerima masukan masyarakat dan memutuskan untuk menetapkan nama calon wakil gubernur sebagai Haji Rano Karno alias Si Doel. Rano Karno sendiri dikenal luas sebagai "Si Doel" berkat perannya dalam sinetron populer *Si Doel Anak Sekolahan*. Dalam Pilkada DKI Jakarta kali ini, Rano Karno mencalonkan diri mendampingi Pramono Anung, didukung oleh tiga partai, yaitu PDI Perjuangan, Hanura, dan Ummat. KPU DKI Jakarta telah secara resmi menetapkan tiga pasangan calon untuk Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta pada Minggu, 22 September. Ketiga pasangan calon tersebut adalah Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel), Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun), yang berasal dari jalur independen. ANTARA