**Borneonews - Jakarta**, Keluarga dari terduga korban yang ditemukan di Kali Bekasi berinisial MR melaporkan bahwa sebelum kejadian tersebut, MR sempat merayakan ulang tahunnya. Kejadian ini berawal dari perayaan di Cikunir, yang dihadiri oleh teman-temannya, sebelum mereka tiba di area pabrik semen yang terletak dekat kali.
Dwi Septiani, sepupu dari korban, menjelaskan bahwa mereka tiba-tiba menjadi target pengejaran polisi. Ia menuturkan, "Ada teman yang sedang merayakan ulang tahun di Cikunir, kemudian mereka pergi ke pabrik semen dekat kali. Tiba-tiba dikejar polisi," saat dijumpai di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Dwi juga mengungkapkan bahwa informasi mengenai keberadaan mayat diperoleh dari seorang teman korban yang berhasil melarikan diri. Teman tersebut menginformasikan bahwa MR terjatuh ke kali dan kemudian tidak ada kabar lagi mengenai kondisinya.
Sementara itu, pihak keluarga terduga korban lainnya mengungkapkan bahwa korban berinisial AD sempat pamit untuk keluar bermain pada hari Sabtu malam, tepatnya pukul 21.00 WIB. Yanti, yang merupakan salah satu anggota keluarga AD, menyatakan bahwa keberangkatan AD untuk bermain adalah hal yang biasa, sehingga mereka tidak mengetahui tujuan pastinya.
Yanti mendapatkan pemberitahuan mengenai penemuan mayat dari teman-teman AD dan merasakan kekhawatiran ketika AD tidak juga pulang. Oleh karena itu, ia segera menuju Rumah Sakit Polri untuk memastikan informasi tentang penemuan jenazah tersebut.
Apabila terkonfirmasi bahwa mayat yang ditemukan adalah AD, Yanti dan keluarganya berencana untuk membawa pulang jenazah tersebut untuk dimakamkan di sekitar rumah mereka. "Kita akan memakamkan sekitar rumah. Kita ingin menuntut, tetapi menuntut kepada siapa? Mungkin hanya kepada orang yang mengajaknya saja," tambahnya.
Penemuan tujuh jenazah di Kali Bekasi terjadi pada Minggu pagi, tepatnya di belakang Masjid Al Ikhlas, Perumahan Pondok Gede Permai, Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi. Jenazah-jenazah tersebut ditemukan oleh saksi sekitar pukul 06.00 WIB dan laporan disampaikan kepada pihak berwenang pada pukul 07.00 WIB. Pihak kepolisian telah menyatakan bahwa kemungkinan besar penemuan tujuh mayat ini terkait dengan insiden tawuran.
ANTARA
Keluarga Terduga Korban Ungkap Perayaan Ulang Tahun Sebelum Dikejar Polisi
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







