**Borneonews - Kabanjahe**, Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Medan telah memberikan pelayanan *eazy passport* kepada sebanyak 167 pemohon yang berasal dari masyarakat setempat di Kabanjahe, Kabupaten Karo. Layanan ini bertujuan untuk mempermudah proses pembuatan paspor tanpa mengharuskan warga untuk datang langsung ke kantor imigrasi.
Kepala Bidang Dokumen Perjalanan dan Izin Tinggal Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Medan, Ketut Satria Widasmara, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan *smart eazy passport* ini dikhususkan bagi jemaat Gereja GBKP di Kabanjahe. Menurutnya, inovasi pelayanan yang dilakukan ini merupakan upaya dari Direktorat Jenderal Imigrasi untuk memberikan kemudahan dalam pengajuan paspor secara kolektif.
Ketut menjelaskan bahwa kantor imigrasi berkomitmen untuk menghadirkan layanan *smart eazy passport* yang dapat dinikmati oleh masyarakat, khususnya bagi mereka yang tinggal jauh dari kantor imigrasi. Inisiatif ini diharapkan bisa menjadi solusi bagi warga yang kesulitan untuk mengakses layanan di kantor pusat.
Sriguna Sebayang, penanggung jawab Gereja GBKP, menyatakan bahwa kehadiran Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan dalam memberikan layanan paspor adalah langkah yang sangat positif. Dengan mempertimbangkan kesibukan dan jarak yang harus ditempuh untuk mencapai kantor imigrasi di Medan, layanan ini sangat membantu jemaat yang memiliki banyak aktivitas sehari-hari.
"Sangat sulit bagi mereka untuk meluangkan waktu, apalagi jika harus datang ke kantor imigrasi untuk mendapatkan paspor yang diperlukan untuk perjalanan ke luar negeri," papar Sriguna. Ia juga berharap agar layanan ini akan terus ada di masa mendatang, sehingga masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan paspor untuk berbagai keperluan perjalanan internasional.
ANTARA
Kantor Imigrasi Medan Luncurkan Layanan Eazy Passport di Kabanjahe
Bagikan:

MEDAN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Korban Karhutla Bromo Kembali Meninggal Dunia di RSUD Dr Soetomo
Kemendikdasmen Beri Fleksibilitas Susulan TKA untuk Wilayah Karhutla
James T. Collins: Hilangnya Bahasa Daerah Ancam Identitas Etnis Dayak Tola'
Bupati Gumas Dukung Polri Berantas Sarang Narkoba secara Berkelanjutan
Pemkab Kobar Dorong Akses Keuangan Merata, UMKM hingga Masyarakat Desa Jadi Sasaran
Menteri PKP Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Pengadaan
Komentar (0)
Memuat komentar…







