BOGOR –
**Borneonews - Bekasi**, Tim *Search and Rescue* (SAR) di Kota Bekasi, Jawa Barat, telah melakukan evakuasi terhadap tujuh jasad remaja pria yang ditemukan di aliran Kali Bekasi, tepatnya di daerah Perumahan Pondok Gede Permai, Kecamatan Jatiasih. Koordinator Unit Siaga SAR Kota Bekasi, Rizky Dwianto, menginformasikan bahwa mereka memperoleh laporan mengenai penemuan jasad tersebut pada pagi hari. Menurutnya, unit SAR Bekasi Basarnas mendapatkan informasi pada pukul 06.50 WIB yang mengindikasikan bahwa ada jenazah yang mengambang di Kali Bekasi. Dalam penyelidikan lebih lanjut, Rizky menyebutkan bahwa laporan awalnya menyebutkan adanya lima jasad. Namun, saat tim SAR tiba di lokasi, mereka menemukan total enam jasad yang terletak berdekatan satu sama lain. “Jasad-jasad ini berada pada jarak sekitar 5 hingga 10 meter antara masing-masing korban. Jadi, jasad tersebut tidak berada dalam keadaan bertumpuk,” ujarnya. Enam jasad tersebut ditemukan di bagian tengah Kali Bekasi yang dangkal, dengan posisi tubuh tertelungkup. Rizky menambahkan bahwa para korban tampaknya bersandar di lokasi yang dangkal tersebut. Pihaknya pun melanjutkan pencarian dan berhasil menemukan satu jasad tambahan dalam radius sekitar 50 meter dari lokasi penemuan enam jasad sebelumnya. Setelah semua jasad terkumpul, tim SAR segera melakukan evakuasi dengan menggunakan mobil ambulans. Jasad-jasad tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati oleh pihak kepolisian untuk tindakan lebih lanjut. Rizky menegaskan bahwa sebelum penemuan ini, tim SAR tidak mengetahui adanya kejadian di mana beberapa remaja menceburkan diri ke Kali Bekasi pada Sabtu (21/9) dini hari. “Kami tidak mendapatkan informasi terkait peristiwa tersebut sebelumnya. Konfirmasi tentang adanya anak-anak yang kali ini menceburkan diri disebabkan oleh penggerebekan oleh kepolisian,” ungkapnya. Saat ini, tim SAR terus melakukan pencarian di sepanjang aliran Kali Bekasi untuk memastikan apakah masih ada korban lain. "Tim SAR gabungan akan bertugas maksimal pada siang hingga sore hari ini untuk memastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal di aliran Kali Bekasi," imbuh Rizky. ANTARA