**Borneonews - Ishikawa, Jepang**, Prefektur Ishikawa di Jepang saat ini sedang mengalami hujan deras yang berkelanjutan. Pada laporan terbaru, sebanyak 10 orang dinyatakan hilang akibat kondisi cuaca yang ekstrem ini. Hal tersebut disampaikan oleh pihak otoritas setempat yang mengawasi keadaan darurat.
Badan Meteorologi Jepang (*Japan Meteorological Agency*, JMA) telah mengeluarkan peringatan darurat mengenai situasi ini. Selain itu, satu orang dilaporkan telah meninggal dunia dan 10 orang lainnya belum ditemukan setelah hujan lebat melanda semenanjung Noto pada hari Sabtu. Informasi ini dilaporkan oleh kantor berita Kyodo.
Di Kota Wajima, curah hujan tercatat melebihi 360 milimeter (mm), sementara Kota Suzu mencatat 260 mm hingga pagi hari pada hari Minggu. Hujan yang tiada henti ini telah memicu pemerintah setempat untuk melakukan berbagai upaya penyelamatan dan pencarian terhadap orang-orang yang hilang, terutama di wilayah Noto.
Akibat dari curah hujan yang sangat tinggi ini, sungai-sungai di daerah tersebut mengalami meluap yang dapat mengancam keselamatan warga. Selain itu, kejadian tanah longsor juga meningkat, sehingga akses jalan terputus dan banyak permukiman terisolasi dari jalur transportasi. Jalan-jalan raya dan tol di sejumlah daerah juga terpaksa ditutup sebagai langkah penanganan.
Pihak berwenang juga memberikan peringatan bahwa gempa yang mengguncang wilayah Noto pada 1 Januari lalu telah meningkatkan risiko terjadinya longsor, bahkan dalam intensitas hujan yang tergolong lembut. Wali Kota Wajima, Shigeru Sakaguchi, menyatakan, "Jumlah warga yang hilang di kota ini mencapai 10."
Dari situasi ini, sangat penting bagi seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti informasi terbaru dari pihak berwenang demi keselamatan bersama.
ANTARA
Hujan Deras di Ishikawa, 10 Orang Hilang dan Satu Tewas
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tokoh Lintas Agama Ingatkan Pentingnya Huma Betang dan Kerukunan di Kalteng
Kabinda Kalteng Ajak Tokoh Agama Edukasi Masyarakat Bijak Bermedia Sosial
Hari Santri Nasional Momentum Perkuat Komitmen Cetak Generasi Emas
Polda Kalteng Lakukan Penanaman Pohon di Bekas Lokasi Karhutla, Wujudkan Green Policing
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







