BORNEONEWS, Kasongan - Puluhan penari asal Kabupaten Katingan mengikuti gelaran bertajuk Borneo Extra Vaganza di Batam.

Kepala Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata (Porbudpar) Kabupaten Katingan, Mido S Mahar, Jumat (5/7/2016), mengatakan, peserta yang dikirim dalam kegiatan itu terdiri dari pelajar dan mahasiswa dari sejumlah wilayah di Kabupaten Katingan.

Mereka itu memang memiliki keahlian menari, terutama tarian daerah atau tari Dayak. “Kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun, maka para penari kita harus dilakukan pembinaan secara rutin,” katanya.

Untuk awal Agustus 2016 ini kegiatannya berlangsung di Batam. Ttahun sebelumnya yang juga pernah diikuti penari asal Katingan berlangsung di Bandung Jawa  Barat (Jabar). Sedangkan pada 2014 di Bali. "Untuk tahun 2017 nanti akan dilaksanakan di Nunukan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara)," sebut Mido.

Terkait dengan kegiatan berskala nasional ini, menurut mantan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Keluarga Berencana ini, merupakan event dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI yang selalu berlangsung tiap tahun.

Ini bertujuan, selain menumbuhkembangkan kecintaan dan kebanggaaan terhadap budaya nasional, juga memberikan kesempatan kepada masyarakat Kalimantan (Borneo) untuk mempertunjukkan kebolehannya di bidang seni dan budaya untuk tampil di luar pulau Kalimantan.

Sedangkan mamfaatnya, lanjutnya, untuk menanamkan rasa kecintaan dan kebanggaan para seniman dan seniwati di Kabupaten Katingan terhadap budaya nusantara.

“Dari sisi lainnya, event ini sebagai ajang promosi seni dan budaya daerah kita untuk wisatawan luar daerah dan luar negeri,” katanya.

Mido menambahkan pada event tersebut juga ada beberapa perwakilan lainnya dari lima provinsi Kalimantan, seperti Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara serta Kalimantan Tengah. (ABDUL GOFUR/m)