MATARAM –
**Borneonews - Lombok Timur**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Timur, yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat, telah resmi menetapkan lima pasangan calon (Paslon) untuk jabatan bupati dan wakil bupati dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada 27 November 2024. Ketua KPU Lombok Timur, Ada Suci Makbullah, mengungkapkan bahwa penetapan ini merupakan langkah lanjutan dalam persiapan Pilkada 2024. Menurutnya, lima pasang calon tersebut telah memenuhi syarat untuk berkompetisi dalam pemilihan mendatang. Pasangan calon yang telah ditetapkan mencakup Khaerul Warisin dan Edwin Hadiwijaya. Pasangan ini diusung oleh beberapa partai, yaitu Partai Gerindra, Golkar, PAN, PPP, dan PSI. Selanjutnya, Rumaksi dan Sukisman Azmy menjadi pasangan calon lain dengan dukungan dari Partai Nasdem, Demokrat, dan Gelora. Selain itu, pasangan Syamsul Lutfi dan Abdul Wahid juga telah mendapatkan dukungan dari berbagai partai, termasuk PKB, Perindo, Ummat, PKN, dan Garuda. Terdapat juga pasangan Tanwirul Anhar dan Daeng Palori yang diusung oleh PBB, PDIP, serta Partai Buruh. Terakhir, Suryadi Jaya Purnama dan TGH Gede Patihin akan didukung oleh PKS. Warga Lombok Timur memiliki kesempatan untuk memilih salah satu dari lima pasang calon tersebut untuk periode kepemimpinan 2024-2029. KPU rencananya akan melaksanakan pengundian nomor urut untuk masing-masing pasangan calon pada 23 September 2024. Kegiatan kampanye untuk calon kepala daerah akan berlangsung dari 25 September hingga 23 November 2024. Sebelumnya, KPU juga telah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pilkada 2024, yang mencatat total 994.467 pemilih. Dari jumlah tersebut, terdapat 489.153 pemilih laki-laki dan 505.314 pemilih perempuan. Daftar pemilih tetap untuk Pilkada Lombok Timur ini akan tersebar di 254 desa yang berada dalam 21 kecamatan. Selain itu, terdapat rencana untuk mengadakan 1.913 tempat pemungutan suara di seluruh wilayah tersebut. KPU Lombok Timur berharap agar seluruh proses pemilihan dapat berjalan lancar dan demokratis. ANTARA