BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemberian vaksin campak gratis untuk balita usia 9 sampai 59 bulan berjalan lancar. Dimulai sejak  1 Agustus lalu, selama lima hari dengan respon positif dari masyarakat.

Seorang warga, Mila mengatakan, ia memuji pelayanan Puskesmas Madurejo, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Saat memberikan vaksin, sejumlah tenaga medis terlihat ramah.

"Perawat dan dokternya baik. Tadi saat menyuntikkan vaksin, dokternya bantu tutupin mata anak saya biar tidak takut lihat suntikannya," kata Mila. Jumat (5/8/2016).

Kepala Bidang Penanggulangan Masalah Kesehatan (PMK) Dinas Kesehatan Kotawaringin Barat Arif Susanto menjelaskan, vaksin geratis itu dia ntaranya pemberian vitamin A, usia 6-59 bulan, obat cacing, usia 12-59 bulan, dan PIN usia 9-59 bulan.

"Untuk pemberian vaksin campak melalui alat suntik itu akan dilaksanakan sementara sampai 15 Agustus 2016," ujarnya.

Target sasaran pemberian campak ini berjumlah 22.267 balita usia 9-59 bulan. Pihaknya akan mengevaluasi setelah tanggal 15, pemberian vaksin campak sudah mencapai berapa persen.

"Targetnya seluruh balita dari 9 bulan sampai 5 tahun harus terpenuhi semua," ucapnya.

Selain pemberian vaksin campak, Dinas Kesehatan juga memberikan vitamin A dan Albendazole obat cacing kepada seluruh balita yang menjadi sasarannya tersebut.

"Jadi dalam satu program ini, kita ada pemberian tiga obat sekaligus, sasarannya mengacu pada proyeksi Kementrian Kesehatan," terangnya.

Pemberian vaksin campak ini, tambah dia, seperti pemberian vaksin volio tang dilakukan rutin setiap tahunnya. Ia berharap, pemberian vaksin, vitamin A dan obat cacing ini terpenuhi sesuai jumlah targetnya.

"Kami akan terus berkeliling memantau beberapa puskesmas dan posyandu yang ada di Kobar," terangnya.(UD)