JAYAPURA –
**Borneonews - Jayapura**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jayapura, Papua, telah menetapkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 sebanyak 289.451 jiwa. Keputusan ini diambil untuk memastikan kelancaran dan akurasi dalam proses pemilihan yang akan datang. Abdullah Rumaf, salah satu anggota KPU Kota Jayapura, menjelaskan bahwa angka tersebut menunjukkan peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan jumlah DPT pada pemilu presiden dan pemilihan anggota legislatif yang dijadwalkan pada Februari 2024. DPT sebelumnya tercatat sebanyak 258.082 orang, berarti ada penambahan sekitar 31.369 orang. Berdasarkan data yang telah dikumpulkan, DPT untuk Pilkada di Kota Jayapura terdiri dari 150.644 pemilih laki-laki dan 138.807 pemilih perempuan. Mereka akan menggunakan hak suaranya di 745 lokasi tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di lima distrik dan 39 kelurahan atau kampung. Proses penetapan DPT ini dilakukan oleh Ketua KPU Kota Jayapura, Martapina Anggai, bersama dengan komisioner lainnya dalam rapat pleno terbuka. Rapat tersebut berlangsung pada tanggal 20 September dan membahas rekapitulasi DPT untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura. Abdullah juga menekankan bahwa data pemilih adalah salah satu faktor utama dalam pelaksanaan pilkada. Ini melibatkan partisipasi masyarakat sebagai pemilih, sehingga penyusunan daftar pemilih menjadi tanggung jawab yang sangat penting bagi penyelenggara. Hal ini tidak hanya berkaitan dengan pengakuan terhadap hak konstitusi warga negara, tetapi juga untuk menjamin kedaulatan rakyat. Dia menambahkan bahwa data pemilih sering kali menjadi sumber sengketa, baik di tingkat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) maupun di Mahkamah Konstitusi. Oleh karena itu, penting bagi KPU untuk memiliki data pemilih yang tepat, akurat, dan akuntabel sebagai salah satu upaya untuk menjamin kesuksesan pemilihan. Dengan demikian, rekapitulasi daftar pemilih tetap ini menjadi bagian integral dari tahapan pilkada, yang bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh proses pemilihan dapat berjalan dengan sukses dan lancar. ANTARA