BORNEONEWS, Sukamara - Menjelang perayaan HUT ke-71 Hari Kemerdekaaan RI sejumlah ruas jalan di kota Kabupaten Sukamara mulai dibanjiri oleh pedagang bendera musiman. Pedagang yang biasa bermunculan setiap tahun menjelang HUT RI ini memajang beberapa pernak-pernik Agustusan seperti bendera merah putih, umbul-umbul dan lainnya di lokasi jalan utama seperti di jalan Cilik Riwut dan Jalan P Sukarma.

Sadi, salah seorang pedagang bendera musiman mengatakan bahwa berjualan berdagang bendera di wilayah Kabupaten Sukamara sudah dimulai sejak beberapa hari, dan penjualan tahun ini lebih banyak jika dibanding dengan tahun sebelumnya.

“Jumlah pembeli bertambah jika dibanding tahun lalu, meskipun tidak terlalu banyak,” kata sadi, Jumat (5/8/2016).

Menurutnya, selain menjual bendera merah putih ada beberapa pernik Agustusan yang disediakan  seperti umbul-umbul dan lainnya dengan harga bervariasi tergantung ukuran atau bentuk serta bahan kain yang dipakai.

“Kalau untuk bendera ada ukuran dari ukuran kecil, sedang dan ukuran besar,” ucap Sadi.

Harga yang dipatok dari beberapa pernak-pernik agustusan tersebut bervariasi dari harga puluhan ribu rupiah hingga ratusan ribu rupiah menyesuaikan dengan ukuran bendera dan umbul-umbul yang disediakan.

“Harga bendera yang paling kecil Rp10.000 per lebar dan yang besar Rp50.000 per lembar, sementara untuk umbul-umbul ada yang mencapai ratusan ribu rupiah tergantung dengan ukuran,” terang Sadi.

Ia memprediksi omzet penjualan akan mengalami peningkatan menjelang 17 Agustus nanti mengingat beberapa kegiatan perayaan 17 Agustus pelaksanaan akan semakin padat dan kebutuhan pernak-pernik akan meningkat.

“Biasanya saat ada kegiatan seperti pawai pembangunan, pameran dan lainnnya maka jumlah pembeli akan meningkat,” ujar Sadi.(NORHASANAH/m)