MAKASSAR –
**Borneonews - Makassar**, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 melaporkan adanya pertumbuhan yang menggembirakan dalam arus kunjungan kapal hingga awal semester II 2024. Pertumbuhan tersebut tercatat mencapai 6 persen, yang setara dengan 296.358.996 Gross tonnage (GT) jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Abdul Azis, selaku Direktur Eksekutif Regional 4 Pelindo, menekankan bahwa hasil positif ini mencerminkan kinerja operasional yang konsolidatif. Ia menyebutkan bahwa ada tren peningkatan yang cukup baik jika dibandingkan dengan tahun lalu. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pertumbuhan signifikan dalam kinerja ini berasal dari arus barang, yang meningkat sebesar 7,4 persen. Angka ini melonjak dari 29.284.905 ton/m3 di awal semester II tahun lalu menjadi 50.952.723 ton/m3 hingga awal semester II tahun ini. Sementara itu, arus peti kemas juga menunjukkan peningkatan kinerja yang menggembirakan, dengan total mencapai 1.624.560 TEUs pada awal semester II tahun ini. Kenaikan ini menandakan prospek yang cerah dalam sektor logistik di wilayah tersebut. Dalam hal arus penumpang kapal, Pelindo Regional 4 juga mencatat pertumbuhan yang positif. Jumlah penumpang yang naik dan turun di seluruh pelabuhan yang dikelola mencapai 4.835.965 orang pada periode yang sama, mengindikasikan bahwa layanan yang diberikan semakin diminati masyarakat. Abdul Azis menekankan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi seluruh manajemen Pelindo dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggan. Ia juga menyoroti pentingnya kontribusi pelayanan ini dalam mendukung perekonomian nasional, khususnya di Kawasan Timur Indonesia (KTI). Dengan kinerja yang terus menunjukkan perkembangan, Pelindo Regional 4 berkomitmen untuk menjadi pelopor di sektor logistik dan pelabuhan di Indonesia. Perusahaan ini akan terus berinovasi serta menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat posisinya sebagai garda terdepan dalam mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di tanah air. ANTARA