BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Walter S Penyang meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) membantu dana bagi kegiatan Festival Tandak Intan Kaharingan (TIK) yang akan dilaksanakan di Kabupaten Gunung Mas. Pemerintah Kabupaten Gunung Mas telah menyediakan Rp1,5 miliar, namun dirasa belum cukup.
“Kita berharap Pemprovi Kalteng membantu dana bagi suksesnya kegiatan tersebut,“ kata Walter S Penyang, anggota Komisi B DPRD Kalteng, di Palangka Raya, Jumat (5/8/2016).
Walter, yang juga tokoh agama Kaharingan tersebut mengungkapkan. Festival TIK itu, sebenarnya kegiatan tingkat provinsi dan setiap tahun ada dana bantuan yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Kami belum melihat seberapa besar dana bantuan yang akan diberikan oleh pemerintah provinsi untuk mendukung kegiatan tersebut, kita harapkan dapat cukup membantu.”
Menurut Walter, Festival Tandak Intan Kaharingan, seperti yang akan diselenggarakan di wilayah Bupati Gumas, Arton S Dohong itu, bukan hanya sekedar kegiatan keagamaan Hindu Kaharingan, melainkan upaya melestarikan salah satu budaya leluhur masyarakat Kalimantan Tengah. Karena itu, politisi Partai Golkar itu berharap ada perhatian yang sama dari Pemprov untuk berbagai kegiatan keagamaan, tentunya dengan adil dan proporsional.
“Lembaga Pengembangan Tandak Kalteng juga sudah pernah mengusulkan, tapi sampai saat ini belum jelas, berapa bantuan provinsi tersebut,” kata mantan Ketua Komisi B DPRD Kalteng tersebut.
Sebagai wakil rakyat, Walter sangat berharap agar pada momen kegiatan keagamaan apa saja, pemerintah turut membantu dalam bentuk dukungan dana. Agar kegiatan dapat berjalan baik dan lancar dan antara masyarakat juga merasa sama-sama mendapat perhatian dari pemerintah. “Kami sangat mengapresiasi kepada pemerintah Gunung Mas yang sudah menyediakan dana dan akan melaksanakan kegiatan tersebut,”ucapnya.
Mengingat kegiatan tersebut menurut dia adalah bagian salah satu upaya nyata umat Hindu Kaharingan mengapresiasikan diri terhadap penghayatan dan pengamalan ajaran Ranying Hatalla (Tuhan Yang Maha Kuasa).
"Perlu di pahami bahwa ajaran yang diturunkan Ranying Hatalla (Tuhan Yang Maha Kuasa) melalui Malaikat Bawi Ayah bukan hanya mengatur hubungan manusia dengan Sang Pencipta, melainkan juga mengatur hubungan dengan alam sekitar termasuk masyarakat, jadi festival tersebut sangat penting, untuk di dukung bersama, utamnya agar suksesnya kegiatan tersebut,” katanya. (ARIANATA/N).








