JAKARTA –
**Borneonews - Colombo** Anura Kumara Dissanayake telah terpilih sebagai presiden baru Sri Lanka dalam pemilihan yang berlangsung beberapa waktu lalu. Dissanayake, yang berasal dari partai National People's Power dan dikenal dengan pandangan marxisnya, meraih 55,89 persen suara dalam putaran kedua pemilihan yang diadakan pada hari Sabtu. Pemilihan presiden dilaksanakan dalam dua putaran karena pada putaran pertama tidak ada kandidat yang mampu memperoleh lebih dari 50 persen suara yang dibutuhkan untuk menang secara langsung. Hasil ini diumumkan secara resmi pada hari Minggu. Dalam pidato kemenangannya, politisi berusia 55 tahun tersebut menyerukan kepada seluruh masyarakat Sri Lanka agar bersatu, termasuk komunitas Sinhala, Tamil, dan Muslim. Ia mengekspresikan keyakinan bahwa "sebuah kebangkitan baru akan muncul dari kekuatan dan visi bersama ini." Dissanayake juga mencatat bahwa impian yang telah diperjuangkan oleh rakyat Sri Lanka selama berabad-abad kini telah menjadi kenyataan. Ia menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras dan usaha kolektif dari ratusan ribu warga Sri Lanka yang telah berkontribusi dalam proses demokrasi ini. Dalam pernyataannya melalui platform media sosial *X*, Dissanayake mengucapkan terima kasih atas komitmen dan dukungan semua pihak. "Kemenangan ini adalah milik kita semua," ujarnya dengan penuh perasaan. Dissanyake dijadwalkan untuk dilantik sebagai presiden ke-9 Sri Lanka pada hari Senin. Pelantikan ini diharapkan dapat membuka lembaran baru bagi negara yang telah lama berjuang dengan tantangan politik dan sosial. ANTARA