BOGOR –
**Borneonews - Bekasi**, Sebanyak tujuh jasad laki-laki ditemukan di bantaran Kali Bekasi, tepatnya di Perumahan Pondok Gede Permai, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, pada Minggu pagi. Penemuan tersebut diduga berkaitan dengan konflik antar kelompok atau tawuran yang mematikan. Kapolres Metro Bekasi Kota, Komisaris Besar Dani Hamdani, menyatakan bahwa informasi awal mengenai penemuan jasad-jasad tersebut berasal dari laporan sejumlah warga setempat yang melihat posisi tubuh-tubuh tersebut tergeletak di tepi kali. Menurut keterangan yang diperoleh dari saksi-saksi, para korban diketahui masih berusia remaja dan berpotensi menjadi korban tawuran. "Dari keterangan salah satu saksi menyebutkan bahwa mereka adalah korban tawuran. Namun, kami perlu melakukan konfirmasi lebih lanjut untuk mendapatkan informasi yang akurat tentang kejadian ini," ujar Dani saat meninjau lokasi kejadian. Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan penyisiran sepanjang aliran Kali Bekasi untuk memastikan dari mana lokasi awal para korban terjatuh. "Kami masih melakukan penyisiran kali untuk menyelidiki kemungkinan lokasi dari mana mereka bisa jatuh," tambahnya. Dani juga mengungkapkan bahwa ketujuh jasad tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Kramat Djati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Dengan langkah ini, diharapkan dapat diketahui identitas dari para korban serta rincian lebih lanjut mengenai kejadian yang menimpa mereka. Penyidikan terhadap kasus ini akan terus berjalan dan peningkatan kewaspadaan akan dilakukan agar insiden serupa tidak terulang di kemudian hari. ANTARA