KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Sektor pertanian menjadi perhatian utama pemerintah, baik di tingkat nasional maupun daerah, termasuk di Kabupaten Seruyan. Hal ini juga menjadi salah satu fokus utama pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda dan H Supian. Mereka melihat pentingnya sektor ini karena banyak masyarakat Seruyan yang terlibat dalam pertanian dalam arti luas.

"Ribuan masyarakat kita yang tersebar di berbagai kecamatan terlibat dalam pengembangan sektor pertanian dalam arti luas. Ini menunjukkan bahwa sektor ini sangat strategis sebagai sumber pendapatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,"  kata  Ahmad Selanorwanda atau yang akrab disapa Wanda, saat menghadiri acara Temu Tani yang diadakan oleh Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Seruyan, Minggu, 22 September 2024

Menurut Wanda, jika sektor pertanian dikelola dengan baik, mulai dari hulu hingga hilir, pendapatan masyarakat di sektor ini dapat meningkat. Dampaknya, daya beli masyarakat juga akan naik, yang pada akhirnya memacu pertumbuhan ekonomi melalui efek ganda (multiplier effect).

"Kita semua berharap perekonomian dapat tumbuh dengan memprioritaskan pembangunan sektor pertanian dalam arti luas, termasuk perikanan, perkebunan, peternakan, dan hortikultura lainnya," tambah Wanda.

Pasangan calon yang diusung oleh Partai Golkar ini juga menegaskan komitmen tinggi mereka untuk memprioritaskan pembangunan sektor pertanian. Salah satu perhatian mereka adalah pembenahan sarana irigasi di wilayah-wilayah sentra pertanian yang dinilai masih perlu perbaikan.

 Selain itu, infrastruktur seperti jalan-jalan pertanian yang kurang memadai juga menjadi masalah karena berdampak pada biaya produksi yang tidak efisien.

--page

Selain itu, Wanda dan H. Supian juga menyoroti masalah distribusi bibit dan pupuk. Saat ini, banyak petani yang masih harus membeli pupuk dengan harga pasar karena tidak mendapatkan akses ke pupuk bersubsidi.

"Kami siap untuk memperbaiki tata kelola bibit dan pupuk agar petani kita dapat terbantu dengan mendapatkan pupuk bersubsidi melalui distribusi yang lebih baik," kata Wanda.

Mereka juga menyoroti kekurangan alat-alat pertanian (alsintan) yang masih dirasakan oleh banyak petani di Seruyan. Pasangan ini berkomitmen untuk memperbaiki situasi tersebut dengan menghitung jumlah ideal alsintan berdasarkan luas lahan dan jumlah petani di setiap wilayah.

"Dengan perhitungan yang tepat, kita dapat memastikan distribusi alsintan yang lebih memadai, sehingga petani kita bisa lebih produktif," pungkasnya.

Dengan berbagai program dan komitmen yang jelas terhadap sektor pertanian, pasangan Wanda-H. Supian berharap dapat membawa perubahan positif bagi kesejahteraan masyarakat Seruyan, terutama yang bergantung pada sektor pertanian. (Tim Borneonews)