JAKARTA –
**Borneonews - Seoul**, Diplomat senior dari Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Jepang dijadwalkan untuk melakukan pembicaraan trilateral di New York pada hari Senin, 23 September, bertepatan dengan pelaksanaan Sidang Umum PBB. Informasi ini disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Korea Selatan. Pertemuan tersebut akan menjadi yang pertama kalinya bagi para Menteri Luar Negeri ketiga negara, yaitu Cho Tae-yul dari Korea Selatan, Antony Blinken dari AS, dan Yoko Kamikawa dari Jepang, setelah mereka melakukan pembicaraan pada KTT G20 yang diadakan di Brasil pada bulan Februari yang lalu. Dalam pertemuan ini, para diplomat diperkirakan akan membahas beragam isu penting, salah satunya adalah peningkatan kerja sama keamanan antara ketiga negara yang merupakan tindak lanjut dari pertemuan bersejarah yang terjadi di Camp David pada bulan Agustus tahun lalu. Agenda tersebut semakin relevan mengingat pengumuman terbaru yang berkaitan dengan fasilitas pengayaan uranium oleh Korea Utara, serta serangkaian provokasi yang dilancarkan oleh negara tersebut. Cho Tae-yul dijadwalkan untuk tiba di New York pada hari yang sama dengan pertemuan tersebut, dalam rangka kunjungan selama enam hari. Selama di sana, ia akan memberikan pidato utama pada sesi Debat Umum di Sidang Umum PBB. Pidato tersebut diharapkan akan menggarisbawahi komitmen Korea Selatan dalam upaya promosi perdamaian dan kemakmuran global. Selain itu, Cho juga berencana untuk berpartisipasi dalam sesi Debat Umum di Dewan Keamanan PBB serta menghadiri konferensi tingkat menteri dari Komisi Pembangunan Perdamaian PBB. Ia juga akan berpartisipasi dalam pertemuan tingkat menteri negara-negara anggota G20 serta pertemuan negara-negara MIKTA, yang terdiri dari Meksiko, Indonesia, Turki, dan Australia, untuk membahas kerja sama di antara negara-negara dengan pengaruh menengah. ANTARA