BORNEONEWS, Palangka Raya - PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS mengaku bahwa keanggotaan mereka dalam Roundtable on Sustainable Palm Oil atau RSPO telah memberikan dampak positif yang signifikan.
Chief Sustainability Officer, PT Sawit Sumbermas Sarana atau SSMS, Henky Satrio W menyatakan bahwa sejak bergabung dengan RSPO, penjualan perusahaan meningkat secara signifikan.
"Produk tandan buah segar atau TBS dan minyak kelapa sawit mentah atau CPO SSMS kini diakui sebagai produk bersertifikat RSPO melalui mekanisme penjualan Book and Claim," kata Henky pada Senin, 23 September 2024.
Henky menjelaskan bahwa sertifikasi RSPO memberikan kepercayaan lebih kepada pembeli, yang pada gilirannya meningkatkan permintaan produk SSMS.
"Dengan meningkatnya penjualan, SSMS dapat memperluas operasional dan meningkatkan kesejahteraan karyawan. Keanggotaan RSPO juga membuka peluang pasar baru yang sebelumnya sulit dijangkau," katanya.
--page
Selain itu, Henky menambahkan bahwa SSMS berkomitmen untuk mematuhi peraturan pemerintah dan terus memperbarui praktik keberlanjutan sesuai dengan ketentuan RSPO.
"Hal ini memberikan manfaat jangka panjang bagi bisnis mereka dan membantu menjaga lingkungan. SSMS juga memperkuat program kesehatan dan keselamatan kerja atau K3 yang diakui secara luas," bebernya.
Keanggotaan RSPO tidak hanya meningkatkan penjualan tetapi juga memperkuat citra perusahaan di mata pembeli. SSMS kini dikenal sebagai perusahaan yang bertanggung jawab dan berkomitmen terhadap keberlanjutan. Ini adalah langkah penting dalam menjaga reputasi perusahaan di pasar global.
Henky juga menekankan pentingnya kebijakan No Deforestation, No Peat, No Exploitation (NDPE) yang diterapkan oleh SSMS.
"Kebijakan ini memastikan bahwa operasional perusahaan tidak merusak lingkungan dan menghormati hak-hak pekerja. Dengan demikian, SSMS dapat terus beroperasi dengan cara yang berkelanjutan dan bertanggung jawab," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/Y)









