JAKARTA –
**Borneonews - Gaza, Palestina**, Layanan internet di wilayah Gaza, khususnya di bagian tengah dan selatan, mengalami pemutusan pada hari Minggu, 22 September. Hal ini diungkapkan oleh Paltel, perusahaan telekomunikasi Palestina, melalui sebuah pengumuman di platform *X*. Dalam keterangannya, Paltel menyebutkan bahwa gangguan ini terkait dengan operasi militer yang sedang dilancarkan oleh Israel di kawasan Deir al-Balah dan Khan Younis. Pihak perusahaan menegaskan bahwa tim mereka sedang berupaya maksimal untuk segera memulihkan layanan yang terputus. Gaza, yang berada di bawah blokade, telah mengalami sejumlah gangguan komunikasi dan internet. Situasi ini terjadi bersamaan dengan serangan yang terus menerus dilakukan oleh Israel, yang telah menyebabkan lebih dari 41.400 jiwa melayang sejak Oktober tahun lalu. Akibat dari serangan-serangan tersebut, hampir seluruh populasi di wilayah ini terpaksa mengungsi. Blokade yang masih berlangsung berdampak serius pada kondisi kehidupan sehari-hari, dengan masyarakat mengalami kekurangan dalam hal makanan, air bersih, dan obat-obatan. Israel kini menghadapi berbagai tuduhan berat, termasuk genosida, yang diajukan di Mahkamah Internasional terkait dengan tindakan yang mereka lakukan di Gaza. ANTARA